HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
PEMULIHAN : Bupati Konut, Ruksamin saat menyerahkan paket sembako bagi warganya yang terdampak situasi pandemi Covid-19. Saat ini Pemkab terus memonitorong dan mengevaliasi pelaksanaan vaksinasi.

KENDARIPOS.CO.ID– Pemulihan ekonomi sosial budaya di Konawe Utara (Konut) terus dimaksimalkan oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19. Bupati Konut, Ruksamin bersama Kapolres, AKBP Achmad Fathul Ulum sangat antusias melaksanakan upaya pemulihan tersebut. Monitoring dan evaluasi vaksinasi di Puskesmas terus dilakukan. Dari jumlah 51.592 orang wajib vaksin, Pemkab Konut telah berhasil mencapai sasaran 65,82 persen.

Dari data Tim Gugus, kasus Covid di Konut mengalami tren penurunan. Pasien terpapar Covid tinggal empat orang. Meski begitu, tim terus bekerja dan berupaya menghentikan penyebaran virus hingga zero covid di tanah Oheo. “Program vaksinasi merupakan program kebijakan utama yang dilaksanakan secara intens disegala sektor. Sebab dengan vaksinasi dan pola hidup sehat mampu memberikan daya tahan tubuh dari serangan virus,” kata Bupati Konut, Ruksamin saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Sawa, Rabu (15/9).

Pemkab dan Polres Konut mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan mengikuti program vaksinasi. Sehingga berdampak positif pada pemulihan kondisi sosial ekonomi. Sehari sebelumnya, Pemkab Konut melalui Unit Reaksi Cepat menyerahkan bantuan Sembako pada masyarakat dimasa pemberlakuan PPKM di empat kecamatan. Di Kecamatan Asera diserahkan 722 paket, Andowia 773 paket, Molawe 705 paket dan Kecamatan Lasolo berjumlah 782 paket.

Ruksamin menjelaskan, kondisi kasus Covid-19 sampai saat ini mengalami penurunan dari sebelumnya tahap awal rakor monitoring dan evaluasi vaksinasi mencapai 207 kasus. Kemudian setelah penanganan hingga pada rakor ketiga, turun menjadi 30 kasus. Kini tersisa empat kasus positif. “Keempat kasus tersebut berada di Kecamatan Asera. Sesuai instruksi Mendagri, kita sudah berada pada level 1 atau zona hijau. Tetapi kita tetap berusaha agar tidak bertambah,” pungkasnya. (b/min)