Kepala Dinas Perdagangan Kolut, Risal Natsir


KENDARIPOS.CO.ID– Dinas Perdagangan Kolaka Utara (Kolut) optimis menjadikan Bumi Patowonua menjadi daerah yang tertib ukur, khu­susnya pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Itu karena upaya tersebut sudah bisa dilakukan secara mandiri.

Kepala Dinas Perdagangan Kolut, Risal Natsir, mengaku, sebelumnya mereka melakukan tera ulang alat ukur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka. Fasilitas peralatan dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Ko­lut terbatas saat itu.

“Namun sejak 2019 lalu, kami sudah bisa melakukan tera secara mandiri karena mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah pusat,” ungkap Risal Natsir, Jumat (24/9). Ia sendiri mengimbau agar para pemilik SPBU patuh dengan aturan yang ada. Karena tera ulang pasti dilakukan rutin secara berkala sesuai undang-undang nomor 2 tahun 1981.

Direktorat Jenderal Perlindungan Kon­sumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan juga telah menerbitkan surat keterangan kemampuan pelayanan tera dan tera ulang alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (SKPTTU). Menjadi daerah tertib ukur merupakan penilaian tersendiri dari pemerintah pusat bagi dae­rah yang mampu mewujudkan hal itu.

Risal Natsir mengingatkan agar para pelaku usaha tidak berupaya mengakali takaran jualannya untuk meraup keuntun­gan. “Ada sanksi dan kami ingatkan setiap kali ke lapangan. Jika tidak sesuai ambang batas, akan disesuaikan dan diberi segel serta cap tanda tera,” pungkasnya. (c/rus)