ELYN IPO/KENDARI POS
KEKEBALAN TUBUH : Bupati Buton, La Bakry (tengah, belakang) bersama para Forkopimda dalam peluncuran vaksinasi bagi anak di SMPN 7, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Ratusan pelajar di Kabupaten Buton ramai-ramai mengikuti launching vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun, Selasa (14/9). Digelar di SMPN 7 Buton, kegiatan vaksinasi Covid-19 tersebut dipantau langsung Bupati Buton, La Bakry bersama Kapolres, AKBP Gunarko, Plt. Kadis Kesehatan, Alimani, Kadis Pendidikan, Harmin, serta sejumlah pejabat OPD dan unsur Forkopimda lainnya.

Bupati Buton, La Bakry, meminta agar para siswa tidak perlu takut dengan vaksin. Sebab itu sama halnya dengan imunisasi yang bertujuan menambah kekebalan tubuh serta menangkal virus.

“Ini bukan hanya di Buton, tapi secara nasional. Vaksinasi itu ikhtiar kita supaya terbebas dari virus,” katanya di hadapan para siswa, kemarin. La Bakry juga menyemangati para pelajar dengan melakukan game dadakan melalui kuis. Sejumlah pertanyaan terkait wabah dilontarkan. Siswa yang bisa menjawab dengan benar mendapat hadiah uang tunai.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, Harmin, mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk menggelar rapat bersama orang tua siswa. Pemberitahuan dan imbauan dilakukan agar para pelajar tersebut mendapat dukungan dalam menjalani program vaksinasi.

“Sementara sosialisasi di sekolah-sekolah. Setelah peluncuran ini, kita akan keliling ke seluruh kabupaten dan mengatur jadwal dengan dinkes untuk melakukan vaksinasi,” katanya.

Menurut Harmin, vaksinasi adalah program nasional yang mengharuskan seluruh siswa untuk mengikutinya demi kesehatan bersama.

“Semua siswa harus vaksin ini bukan program Dinas Pendidikan atau Pemkab Buton, tetapi program nasional. Kecuali ada yang sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter,” ulangnya, menegaskan.

Meski mengharuskan siswa ikut vaksin, Diknas juga tetap mengirimkan surat rekomendasi yang harus ditandatangani orang tua, sebagai persetujuan. Jika ada siswa yang berhalangan hadir ketika vaksinasi di sekolah, bisa mendatangi Puskesmas terdekat. (b/lyn)