ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
OBJEK BARU : Sejumlah masyarakat kerap memadati memadati kawasan dermaga penyeberangan feri di Pulau Tomia setiap harinya. Lokasi tersebut dimanfatkan sebagai area publik untuk bersantai.

KENDARIPOS.CO.ID– Animo masyarakat Pulau Tomia yang berkunjung ke dermaga penyeberangan feri, kian meningkat. Hampir setiap hari, para pengunjung selalu menyambangi lokasi yang baru selesai dikerjakan tahun ini. Ada yang datang hanya untuk berswafoto hingga jogging dan melalukan kegiatan olah raga lainnya serta menikmati pemandangan matahari terbenam.

Meskipun masih menunggu waktu peresmian, namun masyarakat setempat sepertinya tidak ingin melewatkan momen menikmati senja di pelabuhan feri bersama kerabat dan keluarga. Namun masyarakat diimbau agar tidak merusak fasilitas yang ada. Dibolehkan untuk berkunjung asal menjaga keamanan dan kebersihan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wakatobi, Hariadin, mengatakan banyaknya masyarakat yang berkunjung ke dermaga penyeberangan feri Tomia tidak dipermasalahkan.

“Tidak apa-apa kalau berkunjung. Masyarakat sekitar boleh ke sana asal dijaga, jangan dirusak fasilitasnya,” ujar Hariadin, Jumat (17/9). Ia menambahkan, untuk pekerjaan tiga dermaga penyeberangan feri baik di Kaledupa, Tomia dan Binongko sudah tuntas. Ketiganya masih menunggu waktu peresmian untu kemudian dioperasikan.

“Alhamdulillah pekerjaannya sudah selesai semua. Kita tinggal menunggu peresmian saja. Kita berharap karena dermaga ini sudah ada tinggal operasionalnya, mohon dijaga agar bisa kita nikmati jangka panjang,” harapnya. Sekadar diketahui, pelabuhan penyeberangan feri di Pulau Kaledupa dibangun sejak tahun 2018. Sementara di Tomia dan Binongko baru dimulai pada tahun 2019. (c/thy)