Yuli/Kendari Pos
penyerahan secara simbolis 7.500 dosis vaksin dari OJK, bI, dan FKIJK kepada Wali Kota Kendari, sulkarnain Kadir, selasa (14/9).

KENDARIPOS.CO.ID–Bank Indonesia (BI) bek­erjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Indus­tri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan vaksi­nasi Covid-19 di Aula Bank Sultra, Selasa (14/9).

Agenda itu diikuti oleh para pegawai Industri Jasa Keuangan (IJK) beserta ke­luarganya dan masyarakat umum.
Kegiatan dirangkaikan dengan acara donor darah dan penyerahan bantuan sosial (bansos). Pada kesem­patan tersebut juga BI, OJK, dan FKIJK menyerahkan secara simbolis 7.500 do­sis vaksin kepada Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Sulkarnain mengatakan, salah satu komponen pent­ing dari pengelolaan kese­hatan masyarakat yang ber­kelanjutan adalah sesegera mungkin membangun herd immunity. Termasuk keluarga besar BI, OJK, dan FKIJK Sultra sebagai salah satu sektor strategis dalam mendukung perputaran roda perekonomian.

“Saya berharap bentuk sinergi yang positif seperti ini terus ditumbuhkem­bangkan agar seluruh war­ga Kota Kendari bisa hidup berdampingan tanpa ada perasaan takut akan pan­demi Covid-19,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Bimo Epyanto mengatakan, kegiatan vaksinasi merupa­kan bentuk dukungan ter­hadap program yang telah dicanangkan pemerintah. Hal ini sejalan dengan tar­get Presiden RI agar hingga akhir Desember 2021, ter­capai 70 persen masyarakat yang telah divaksin.

“Hari ini vaksinasi tahap kedua dengan total 9.800 dosis. Sejauh ini, terda­pat 23.000 dosis vaksin yang disalurkan untuk Kota Ken­dari. Harapan kami kegia­tan vaksin ini dapat dilaku­kan kepada seluruh elemen masyarakat sehingga segera tercapai herd immunity,” tutur Bimo.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif menyebutkan bahwa sinergi dan kerja sama yang baik antar lembaga adalah kunci keberhasilan dalam mengatasi pandemi di wilayah Sultra.

“Semoga kegiatan ini ber­dampak positif bagi masyar­akat. Harapan kita semua melalui sinergi ini dapat mengatasi krisis keseha­tan serta mengembalikan kesejahteraan masyarakat terkhusus di wilayah Kota Kendari,” ujarnya.

Sebagai tambahan in­formasi, melalui kegiatan vaksinasi tersebut telah dilakukan penyerahan 300 kantong darah dari FKIJK (250 kantong dari Bursa Efek Indonesia Sultra) ke­pada Palang Merah Indo­nesia (PMI) Kendari. Ada­pun bansos yang diberikan yakni senilai Rp 300 ribu per orang kepada 1.178 masyarakat pada tahap pertama dan kepada 963 masyarakat (khusus ne­layan) pada tahap kedua. Untuk pedagang pasar dan pelaku usaha mikro tercat­at sebanyak 3.107 peneri­ma. Bansos untuk pekerja atau buruh telah diberikan kepada 1.594 penerima dan akan menyusul 1.595 penerima. (uli/b)