SEPAKAT: Suasana saat pembahasan Raperda penyertaan modal dari Pemerintah dan pergantian nama PDAM menjadi
Perumda Tirta Moico.

KENDARIPOS.CO.ID– Nama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bombana berganti. Kini namanya resmi menjadi Perumdam Tirta Moico. Perubahan nama yang melalui pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD dan Pemkab Bombana itu, disertai dengan pemberian dana hibah sebesar Rp 10 miliar yang diangsur selama 2022 hingga 2026.

Direktur PDAM Perumdam Tirta Moico, Dr. Arman mengungkapkan, dengan bergantinya nama ini, diharapkan menjadi semangat baru dalam bekerja dan memberi pelayanan kepada pelanggan.

“Kita akan terus berupaya melakukan peningkatan PAD dari tarif air ini. Terlebih lagi, dengan adanya suntikan dana yang diberikan maka kedepanya PDAM Tirta Moico kita targetkan PAD minimal Rp 500-600 Juta per tahun,” katanya. Selain itu, pihaknya juga akan terus memberikan pelayanan publik khususnya dalam memberikan jasa air bersih.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana, Engki mengatakan suntikan dana hibah Rp 10 miliar. Dengan skema yang diberikan Rp 2 miliar pertahunya. Hal itu untuk meningkatkan pelayanan dan penyediaan air bersih di Kabupaten Bombana. “Kedepanya kalau hasilnya PAD kita semakin meningkat, kita akan tambahkan lagi,” pungkasnya. (idh)