KENDARIPOS.CO.ID — Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Lihat saja cara unik yang dilakukan Pemkot Kendari yang dinakhodai Wali Kota Sulkarnain Kadir. Pemkot Kendari membentuk Kampung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Peluncuran Kampung Germas digelar di Kelurahan Mataiwoi, kemarin. Hadirnya Kampung Germas diharapkan menjadi garda terdepan memutus mata rantai penyebaran wabah yang menyerang sistem pernapasan itu.

Sekretaris Daerah Pemkot Kendari, Hj. Nahwa Umar (tiga dari kanan) meluncurkan program Kampung Germas di Kelurahan Mataiwoi, Minggu (19/9) kemarin. Hadirnya kampung germas diharapkan bisa mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Daerah Pemkot Kendari, Hj.Nahwa Umar mengatakan, program Kampung Germas penting untuk digencarkan karena sudah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Germas. Selain itu, lanjut dia, pembentukan Kampung Germas dapat melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.

“Dalam Germas sudah diatur bahwa masyarakat harus berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) salah satunya menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak (Physical Distancing) agar terhindar dari penularan Covid-19,” kata Nahwa Umar usai meluncurkan Kampung Germas di Kelurahan Mataiwoi, Minggu (19/9) kemarin.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kendari, drg. Rahminingrum menargetkan pembentukkan 15 Kampung Germas. Saat ini Kampung Germas sudah terbentuk di 12 kelurahan. “Kelurahan Mataiowoi merupakan salah satu kelurahan yang berkomitmen untuk mengimplementasikan program Germas. Nanti akan kami bimbing langsung sehingga bisa menjad contoh bagi kelurahan lainnya di Kota Kendari,” kata Rahminingrum, kemarin.

Rahminingrum menambahkan, hadirnya Kampung Germas, selain menjadi salah satu cara untuk mereduksi penyebaran dan penularan Covid-19, tentunya juga bisa menghindarkan masyarakat dari potensi terpapar penyakit lainnya.

“Karena dalam Kampung Germas masyarakat dituntut melakukan tujuh langkah hidup sehat seperti melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi buah dan sayuran, tidak merokok, tidak miras, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban plus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ags/b)

Pemkot Kendari Target Membentuk 15 Kampung Germas