DOK. ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
JANGAN MAIN-MAIN : Pihak Dinas PUPR Wakatobi mewarning para kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah di daerah itu untuk memerhatikan spesifikasi material yang digunakan. Tampak salah satu ruas jalan yang akan dikerjakan di Pulau Kaledupa tahun ini.

KENDARIPOS.CO.ID– Temuan adanya pekerjaan jalan di Pulau Kaledupa dan Binongko yang tak sesuai spesifikasi, harus menjadi pelajaran. Sebab tindakan tersebut akan mengakibatkan kerugian material dan lainnya. Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wakatobi mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan, kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk tidak main-main dengan standar kontrak serta spesifikasi material.

Khusus untuk kegiatan pembangunan jalan, sudah sepatutnya material aspal diuji terlebih dulu di laboratorium sebelum pekerjaan fisik. “Ini untuk menghindari ketidaklayakan material. Untuk kegiatan pekerjaan jalan, kadar aspal harus sesuai dengan yang sudah ditetapkan,” tegas Kepala Dinas PUPR Wakatobi, Kamaruddin, Selasa (14/9). Ia menjelaskan, untuk aspal, kandungannya tidak boleh kurang dan lebih.

“Untuk kasus di Pulau Kaledupa dan Binongko memang sudah selesai. Kami sempat komplain ke kontraktor dan melakukan uji lab dan ternyata ditemukan spesifikasi material yang tidak layak. Makanya kita tolak dan meminta materialnya diganti. PPK cepat tanggap sehingga kegiatan tetap berjalan,” ungkap Kamaruddin.

Ia menjelaskan, jika material aspal tidak sesuai spek maka kualitas jalan juga tak akan maksimal. “Kalau misalnya kadar aspalnya lebih, jika terkena matahari, aspalnya akan bergelombang. Makanya uji lab itu harus tepat. Ini warning untuk kita semua,” tandasnya. (c/thy)