Ketua Tim Studi kelayakan Mabes Polri, Brigjen Pol Drs Budi Yuwono (empat kiri), Sekab Buteng, H Konstantinus Bukide (empat kanan), Karorena Polda Sultra, Kombes Pol. Yulia Agustin Selfa Triani, M.M, dan Kapolres Bau- bau AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, saat di lokasi pembangunan Polres Buteng di Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan GU, Kamis (23/9)

KENDARIPOS.CO.ID—Tim Asisten Perencanaan (Asrena) Mabes Polri melaksanakan studi kelayakan pembentukan Polres Buton Tengah (Buteng), Kamis (23/9) dini hari. Bupati Buteng, H Samahuddin yang diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Buteng, H Kostantinus Bukide mendampingi rombongan Mabes Polri yang dipimpin Karolemtala Asrena Polri, Brigjen Pol Drs Budi Yuwono, Kombes Pol A.A. Sagung Dian Kartini, Karorena Polda Sultra Kombes Pol. Yulia Agustin Selfa Triani, M.M, dan Kapolres Bau-bau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari.

Ketua Tim Studi Kelayakan Mabes Polri, Brigjen Pol Budi Yuwono menyatakan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan Polres Buteng. Sebab, keseriusan Pemkab dalam memperjuangkan pembentukan polres Buteng begitu besar. Apalagi ini demi kemajuan Buteng untuk kedepannya.

Pemkab Buteng telah menghibahkan tanah seluas 10 hektar bersertifikat langsung atas nama Polres Buteng. Mengalokasikan anggaran hibah sebesar Rp 5 miliar untuk pembangunan Polres Buteng. Pemkab juga telah menyiapkan Kantor Polres Buteng sementara sampai dengan rujab sementara untuk pimpinan Polres nantinya.

“Insya Allah, kita akan usahakan, pembetukannya. Apalagi, semua yang menjadi syarat administrasi telah di penuhi. Saya mewakili bapak Kapolri mengucapkan terimakasih kepada Pemkab dan masyarakat yang sudah suka rela menghibahkan lahan maupun menyediakan anggaran agar bisa di bentuk Polres Buteng,” ujarnya.

Jenderal bintang satu di pundaknya menambahkan, di Sultra saat ini, dari 17 kab/kota, sisa lima daerah yang kini belum memiliki Polres. Kelima daerah ni masih berjuang untuk mendapatkan persetujuan dari Mabes Polri.
“Dari lima kabupaten/kota yang mengusulkan untuk pembangunan Polres, hanya dua daerah yang kita prioritaskan untuk terbentuk di tahun 2022. Yakni, Polres Buton Tengah dan Kolaka Timur. Sedangkan 3 daerah lainnya, kemungkinan nanti tahun-tahun yang akan datang,” ulasnya.

Menurut Budi Yuwono kehadiran Polres Buteng sudah sangat dirindukan oleh masyarakat Buteng. Tidak hanya demi kenyamanan dan terciptanya Kamtibmas, kehadiran Polres juga dapat membatu pelayanan masyarakat. Sehingga tidak lagi harus menyebrang ke Kota Bau-bau.

“Contoh kecilnya saja, masyarakat Buteng yang berniat untuk membuat SIM maupun SKCK harus rela menyebrang lautan untuk sampai ke Polres Bau-bau. Jika nanti terbentuk Polres Buteng, maka masyarakat bisa lebih mudah saat berurusan,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya satuan setingkat Polres, nantinya dapat menambah semarak dalam upaya pembangunan di bidang apapun di Buteng.

“Setelah dari Buteng, adminstrasi data fisik maupun non fisik akan kita kaji. Semoga saja tidak hambatan, secepatnya juga kita akan putuskan. Sehingga proses pembentukan Polres Buteng bisa secepatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekab Buteng, H Kostantinus Bukide berharap pembentukan Polres Buteng secepatnya dilaksanakan.

“Kita berharap dengan kehadiran jendral (Budi Yuwono) di Buteng, bisa membawa berkah,”tuturnya.

Jenderal ASN Buteng ini menerangkan untuk mendukung penuh pembentukan Polres Buteng, Bupati Buteng, H Samahuddin telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar yang nantinya akan diperuntukan untuk pembangunan Polres Buteng. (Rud/b).