KENDARIPOS.CO.ID — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi (LLDIKTI) menggelar kegiatan yang bertajuk “Pembinaan, Pengawasan, dan Pengendalian (BINWASDAL) dan Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Sultra”. Kegiatan ini dilakukan secara online tersebut, diikuti 22 PTS. Kegiatan yang dipusatkan di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) dihadiri Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof.Dr. Jasruddin, M.Si., didampingi hampir seluruh anggota LLDIKTI, serta diikuti sejumlah pimpinab PTS yaitu Rektor Unsultra, Prof. Dr.H.Andi Bahrun, M.Agrc., Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas, M.Si., Rektor UMW, Dr. Ratna Umi Nurlila, M.Sc., Rektor UMK yang diwakili pejabatnya, serta beberapa pimpinan PTS yang hadir secara online.

Foto bersama Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof.Dr. Jasruddin, M.Si., (Kedua dari kanan, depan), Rektor Unsultra, Prof.Dr.Andi Bahrun, M.Agrc (kedua dari kiri, depan), Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Bahktiar Abbas, M.Si, (kiri, depan) dan Rektor UMW, Dr. Ratna Umi Nurlila, M.Sc, (tiga dari kanan, baris kedua), serta sejumlah pimpinan PTS se Sultra, seusai menggelar kegiatan.

Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof.Dr. Jasruddin, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan berbagai evaluasi dan penyegaran pada seluruh PTS di Sultra, agar ebih menyiapkan proses tridharma secara maksimal. “Perguruan tinggi harus bisa menyiapkan dan memfasilitasi sistem akademik dengan baik, dengan berbagai program dan visi yang matang, untuk bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkompeten. Dengan menyiapkan berbagai kurikulum yang tersistem, dan berkualitas yang mampu memberikan sebuah impac yang baik bagi mahasiswa. Terlebih dengan program kampus merdeka, merdeka belajar, PTS harus bisa dan mampu beradaptasi dengan hal tersebut,” ungkap Jasruddin, Selasa (28/9).

Lanjut dia, PTS harus mampu menyiapkan SDMnya dengan baik, mampu bersaing baik secara lokal, nasional, bahkan global. Karena itu merupakan hal wajib yang harus dilakukan seluruh perguruan tinggi. “Mereka harus mampu berfikir secara global, dengan menyiapkan SDM yang bisa bersaing dan berkompetisi skala internasional. Dengan perkembangan zaman 4.0, mau tidak mau mahasiswa kita harus bisa bersaing dengan pasar kerja dunia. Jika tidak, maka kita akan ketinggalan dan akan menjadi penonton, membiarkan pihak-pihak asing masuk dan bekerja di negeri sendiri. Makanya kegiatan ini, bertujuan mengevaluasi dan memberikan pengetahuan dan pencerahan, agar mampu menyiapkan SDM yang berskala international, demi mewujudkan bangsa yang maju dan unggul,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unsultra, Prof.Dr.Andi Bahrun, M.Agrc., menyampaikan terima kasih kepada pimpinan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi yang sudah mempercayakan pembukaan kegiatan di Unsultra. “Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, terpilih menjadi tempat pembuka kegiatan besar yang dilakukan oleh LLDIKTI. Setra saya ucapakan juga terima kasih,” katanya. Dijelaskan bahwa Unsultra sangat siap untuk menyiapkan SDM yang berdaya saing global. “Itu merupakan visi misi yang serba kita emban sekarang dengan melakukan berbagai terobosan dan inovasi, dalam segi akademik dan nonakademik, terus dilakukan. Untuk menyiapkan mahasiswa berkompeten dan memiliki skill yang mempuni,” tandasnya. (ilw/b)