KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Bombana, H. Tafdil terus berupaya mensejahterakan seluruh masyarakatnya. Kali ini, bupati dua periode itu kembali menunjukan komitmenya dalam mewujudkan salah satu program bertajuk Gembira Terang. Melalui upayanya bersama PT PLN, Pulau Masaloka terbebas dari krisis listrik.

Tafdil mengungkapkan dengan teralirinya listrik di Kepulauan Masaloka Raya, diyakini bakal memberikan pengaruh besar bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Khususnya dalam hal geliat perekonomian. Proses belajar dan mengajar pun akan lebih baik dengan adanya dukungan listrik. Serta kegiatan sosial dan keagamaan setempat juga dipastikan ikut menerima dampak positifnya. “Harapan adanya listrik 24 jam di Pulau Masaloka Raya ini, perekonomian masyarakat bisa lebih berkembang lagi. Sebab, kreativitas dan inovasi warga tidak lagi terkendala dengan penerangan,” ujarnya.

Penyerahan cendera mata dari Ketua DPRD Bombana ke Kepala PLN Sultra.

Sementara itu, Camat Masaloka Raya Hasruddin D menyampaikan rasa bahagianya. Sebab daerahnya yang selama ini mengalami krisis listrik sudah tidak lagi dirasakan. Bagi warga Pulau Masaloka, beroperasinya listrik secara full menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup. “Listrik ini merupakan fasilitas yang sudah ditunggu-tunggu warga sejak lama. Untuk itu, dengan adanya MoU dan STO ini, merupakan anugerah dan kado istimewa bagi masyarakat yang ada di Pulau Masaloka,” terangnya.

Bupati Bombana, Tafdil (empat dari kanan) beserta GM PT PLN unit Sulselbar (lima dari kiri) foto bersama dengan anggota DPRD Bombana

Lanjut dia, hadirnya listrik di Pulau Masaloka ini merupakan kado yang paling dinantinantikan. Sebab, selama ini warga di wilayah ini mendapatkan penerangan dari genset yang waktu menyalanya dari pukul 18.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita. “Hadirnya listrik di wilayah kami bukan hanya bermanfaat bagi ibu rumah tangga saja, namun juga bakal memberi pengaruh besar dari sisi pendapatan warga. Sebab, dengan adanya listrik, bakal ada usaha baru yang bisa dibuka warga dalam meningkatkan ekonominya,” pungkasnya. (idh/adv)