-Dorong Pekerja Seni Berkarya di Masa Pandemi

KENDARIPOS.CO.ID — Kearifan lokal harus dijaga. Pasalnya, itu menjadi jadi diri daerah. Tak heran, budaya tetap menjadi perhatian Pemprov Sultra baik di kurikulum dan kegiatan seni budaya. Tiap tahunnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra rutin mengalokasikan anggaran untuk pengembangan seni budaya lokal.

Sebagai bentuk implementasi, Dinas Dikbud Sultra menggelar pameran seni rupa dan festival tari di UPTD Museum dan Taman Budaya, Jumat (24/9). Pameran yang mengusung tema Tetap Berkarya di Masa Pandemi Covid-19 akan berlangsung selama lima hari atau mulai tanggal 24-29 September mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio (kemeja putih) menghadiri sekaligus membuka pameran seni rupa serta festival tari di UPTD Museum dan Taman Budaya, Jumat (24/9).

Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan upaya mengembangkan seni budaya di wilayah Sultra harus terus dilakukan. Makanya, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Apalagi Sultra kaya akan seni dan kebudayaan. Untuk itulah, pelestarian budaya menjadi agenda penting.

“Kami mengajak semua komponen masyarakat bersama-sama mengembangkan seni budaya lokal yang ada di daerah ini,” ajak Asrun Lio kemarin.

Saat ini, pihaknya terus mendorong para pekerja seni di Sultra untuk terus berkarya. Meski dalam masa pandemi Covid-19, mereka harus berkarya namun tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ketat. Makanya, pihaknya berupaya memfasilitasi para seniman di Sultra agar terus meningkatkan minat dan bakatnya melalui pagelaran pameran seni rupa dan festival tari.

“Tak perlu khawatir, kami akan terus memberi support. Sebab ini merupakan salah satu perwujudkan visi Pemprov Sultra, yakni Sultra Beriman dan Berbudaya,” terang Alumni S3 The Australian National University of Cambera ini.

Dalam pameran ini sambungnya, terdapat sejumlah karya seni. Tidak hanya itu, ada juga penampilan festival seni tari, dengan melibatkan berbagai sanggar maupun sekolah.

“Saya berharap, melalui pameran seni rupa serta festival tari ini, para pelaku seni di Sultra terus menggali potensi bakat yang dimiliki. Upaya ini untuk mendorong kebudayaan lokal serta mendorong para pegiat seni terus berkarya. Sekaligus sebagai ajang sosialisasi dan promosi dalam bentuk menjaga warisan budaya bangsa,” ujarnya. (c/rah)