Sukarman Loke

KENDARIPOS.CO.ID– Tahapan penjaringan calon Sekretaris Kabupaten Muna (Sekab) Muna segera dimulai. Pembentukan panitia seleksi daerah (Panselda) pelaksanaan penjaringan jenderal aparatur sipil negara tersebut tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sejumlah kepala dinas di Pemkab Muna mulai berani unjuk diri sebagai kontestan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia, Sukarman Loke mengatakan rencana pelaksanaan lelang jabatan tahun ini sudah mendapat restu dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi. Hanya saja, tahapan pembentukan Panselda belum dapat dimulai karena Kemendagri belum memberikan jawaban atas permohonan pelaksanaan lelang yang diajukan Pemkab Muna.

“Suratnya permohonan sudah kami kirim ke Jakarta. Tinggal menunggu balasan saja,” terangnya.

Ia menambahkan, Panselda lelang jabatan rencananya bakal terdiri dari unsur birokrasi, akademisi dan tokoh masyarakat. Untuk posisi ketua dan sekretaris secara otomatis bakal diisi Sekab dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dari Pemprov Sultra. Sedangkan nama yang mewakili unsur lainnya belum dapat disebutkan. Selain susunan Panselda, lelang juga rencananya akan memakai jasa tim asessor dari perguruan tinggi. “Kami usulkan asessor dari Universitas Negeri Makassar karena umumnya begitu. Tetapi bisa saja Kemendagri menunjuk dari Lembaga Administrasi Negara (LAN),” paparnya.

Lelang jabatan yang dibiayai langsung APBD Muna 2021 senilai Rp500 juta itu belum dipastikan akan bersifat terbuka ataupun tertutup. Namun syarat administrasi bagi calon peserta bakal mengikuti ketentuan yang berlaku umum. Di antaranya pegawai eselon II aktif atau pernah menjabat di dua dinas berbeda, golongan pegawai IVc, pernah mengikuti minimal pendidikan dan pelatihan kepemimpinan III dan mendapat izin pimpinan. “Syarat-syaratnya sementara begitu, normatif,” urainya.

Pemkab Muna bakal menggelar lelang jabatan Sekab untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Alm. Nurdin Pamone, pertengahan 2019 lalu. Dua tahun mengalami kekosongan, kursi Sekab diisi secara bergantian oleh Asisten III Pemkab Muna, Ali Basa, staf ahli Gubernur Muh. Djudul, Kepala BPSDM Sultra , Syahruddin Nurdin, dan yang sedang menjabat saat ini adalah Harmin, staf ahli Gubernur Sultra. Keempatnya hanya berstatus sebagai penjabat sementara. (b/ode)