Adi Hamzah Machmud

KENDARIPOS.CO.ID– Dukungan anggaran untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan lingkar di Kota Baubau, sudah ada. Rp 195,8 miliar dana pinjaman Pemkot Baubau dari Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), telah direstui Pemerintah Pusat. Kini, empat ruas jalan lingkar yang menghubungkan empat kecamatan, Bungi-Sorawolio-Betoambari-Wolio sedang dalam persiapan lelang. Tinggal menunggu hasil review Inspektorat dan kaji ulang di Bagian Layanan Pengadaan (BLP).

“Aturannya, sebelum suatu proyek itu tayang (lelang), terlebih dulu melewati beberapa proses. Sekarang ini (lelang paket jalan lingkar) tinggal proses untuk fisiknya yang sementara direview oleh Inspektorat dan dikaji ulang oleh BLP. Kalau semua sudah selesai, maka akan dilakukan lelang,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Baubau, Adi Hamzah Machmud, kemarin. Jalan lingkar merupakan salah satu proyek infrastruktur prioritas untuk dituntaskan pengerjaannya. Makanya Pemkot mengajukan pinjaman anggaran untuk mengaspal jalan sepanjang 17 kilometer tersebut.

Dana pinjaman dari Bank Sultra tersebut tak hanya untuk biaya penuntasan proyek jalan lingkar. Beberapa proyek infrastruktur juga akan dibangun, seperti gedung PO5 dan pembuatan terminal terintegrasi. “Setelah empat paket jalan lingkar tuntas, baru kita lanjut persiapan pembangunan proyek gedung PO5 dan terminal terintegritas. Rencananya kita akan proses padaakhir tahun karena sekarang ini masih dalam proses perencanaan,” ungkap Adi Hamzah Machmud.

Ia menambahkan, mekanisme penggunaan anggaran dalam pengerjaan proyek tersebut pihaknya selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis telah berkoordinasi dengan Bank Sultra.”Jadi dana itu tidak masuk ke rekening daerah. Tetap ada di Bank. Itu sudah menjadi ketentuan dan telah disepakati,” pungkasnya. (c/ahi)