KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari melalui Inspektorat dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mensosialisasikan aplikasi e-Proksi (Elektronik Program Pencegahan Korupsi) di masyarakat. Kali ini, sasarannya adalah seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Kendari.

Kemarin, sosialisasi berlangsung di tiga OPD yakni di Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kota Kendari.

Kepala Inspektorat Kendari, Syarifuddin (pegang mike) memberi pengarahan kepada jajarannya

Irban Investigasi Inspektorat Kendari Mulyadi menjelaskan e-Proksi merupakan gagasan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dan Inspektur Syarifuddin serta didukung dan terus dikembangkan oleh Dinas Kominfo Kota. e-Proksi merupakan aplikasi yang dibangun dan dirancang agar dapat menjalankan tugas dan fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) khususnya dalam pencegahan korupsi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, e-Proksi digagas untuk memudahkan Aparatur Sipil Negera (ASN) dan masyarakat dalam mengakses atau menerima layanan APIP tanpa harus lagi mengunjungi kantor Inspektorat. “Hal ini sejalan dengan visi misi Kota Kendari menuju kota layak huni, berbasis ekologi, informasi dan teknologi,” kata Mulyadi, saat sosialisasi aplikasi e-Proksi kemarin.

Ia menambahkan, terdapat beberap layanan dalam e-Proksi yang dapat dipergunakan ASN maupun masyarakat untuk melakukan pengurusan dan keperluan lainnya. “Di sini terdapat layanan daftar tamu, e-SKBT, aduan publik, APIP WBS, klik kowas, e-TLHP, informasi, e-survey, UPP Kota Kendari, kontak, unduhan dan statistik. Kita berharap Aplikasi ini tidak hanya sekedar di download namun dapat di implemensikan dalam menjalankan fungsi dan tugas sebagai ASN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Disdagkop dan UKM Kendari, Muhammad Saiful menyambut baik sosialisasi aplikasi e-Proksi. Menurutnya aplikasi tersebut sangat bagus dan lengkap untuk digunakan dalam melakukan pengurusan. “Untuk kita ASN, ini sangat mempermudah kita dalam hal pengurusan dan Komunikasi dengan teman- teman Inspektorat. Saya berharap, aplikasi ini dapat terus dikembangkan kedepanya,” ujarnya.

Senada, Kepala DLHK Kendari Nismawati, mengapresiasi hadirnya e-Proksi. Menurutnya aplikasi tersebut merupakan salah satu gagasan cemerlang dalam upaya memberantas perilaku korupsi. Atas hadirnya aplikasi tersebut, ia mengingatkan jajaranya untuk tidak korupsi serta mampu mengaplikasikan e-Proksi dalam melaksanakan tugasnya. (b/ags)