Kasus Gigitan Hewan Rabies 126 Kasus

Arwan Arifin, SKM

KENDARIPOS.CO.ID– Kasus rabies mulai mengancam warga di Kabupaten Kolaka. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, kasus gigitan hewan terjangkit rabies pada tahun 2021 hingga periode Agustus, tercatat ada 126 kasus.

“Sebagian besar atau 95 persen itu adalah gigitan anjing. Sedangkan sisanya gigitan kucing dan monyet. Kecamatan yang banyak terjadi gigitan hewan tersangka rabies adalah Latambaga, Kolaka, dan Pomalaa,” ungkap Wakil Supervisor Rabies Dinkes Kolaka, Arwan Arifin, SKM saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/9).

Agar kasus rabies di Bumi Mekongga dapat ditekan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi di masyarakat. Dalam sosialiasi tersebut, mereka memberikan edukasi terkait langkah pencegahan dan tindakan yang dilakukan jika digigit hewan rabies.

“Hewan yang gigitannya rawan menularkan rabies itu adalah anjing. Untuk itu, kami mengimbau warga yang memelihara anjing untuk mengikatnya, agar tidak membahayakan orang lain. Namun, jika sudah digigit, maka segera ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Biayanya gratis,” sambungnya.

Untuk lebih mengoptimalkan pencegahan, Arwan mengaku, pihaknya menggandeng Bidang Peternakan. “Jadi mereka yang tangani hewannya, seperti memberikan vaksin agar tidak tertular rabies,” tuturnya. Ia mengingatkan warga yang digigit hewan tertular rabies agar tidak menunda-nunda untuk melakukan pengobatan di Puskesmas. Sebab, jika terlambat ditangani, maka gigitan tersebut dapat berakibat fatal bagi korbannya.

“Kalau terlambat ditangani maka dapat mengakibatkan korban meninggal dunia. Tahun sebelumnya ada yang meninggal karena gigitan anjing. Makanya, segera ke Puskesmas agar langsung dibersihkan dan diberi suntikan,” pesannya. (c/fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *