KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra, Ali Mazi membuka kegiatan Jambore Kader PKK tingkat provinsi tahun 2021, kemarin. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu ajang dan upaya menambah wawasan, pengetahuan dan saling bertukar informasi serta berbagi pengalaman. Dan yang tak kalah pentingnya adalah sarana mempererat rasa persaudaraan dan persahabatan serta memperkuat semangat kebersamaan di antara kader-kader PKK se-Sultra.

Gubernur Sultra Alimazi, membuka Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sultra

“Kepada kader – kader PKK di semua tingkatan dapat memanfaat momentum ini dengan sebaik-baiknya.Guna memaksimalkan kinerja kader PKK dalam melaksanakan 10 program pokok PKK di wilayah masing-masing. Sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan ini yakni melalui Jambore kader PKK tingkat provinsi Sulawesi Tenggara menuju PKK Bersatu dan Berkinerja,” kata Ali Mazi dalam sambutannya, Senin (6/9).

Gubernur Sultra Ali Mazi sebagai inspektur upacara pembukaan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sultra

Tema tersebut, sambung Ali Mazi, seyogyanya dimaknai sebagai pesan penyemangat dan pendorong bagi setiap kader PKK dari 17 kabupaten/kota se-Sultra, agar memiliki visi dan misi yang sama. Dengan kesatuan gerak langkah, seiring dan seirama dalam menghadirkan kinerja kader PKK yang lebih berdaya guna dan bernilai. “Manfaat dalam rangka mewujudkan keluarga yang bertaqwa, berahlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, serta maju dan mandiri,” ujar Ali Mazi.

PJ. Ketua TP PKK Sultra Ny. Hj. Nur Endang A. Trio, SE, M.Si (tengah) foto bersama Tim Penggerak PKK Sultra.

Gubernur dua periode itu menambahkan, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan peran gerakan PKK, tentu saja harus selaras sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. “Saya berharap agar tim penggerak PKK dan kader-kader PKK dapat bersinergi dengan pemerintah dan berbagai stakeholder terkait. Sebagai mitra pemerintah, tim penggerak PKK harus mensinergikan segala bentuk program yang dikembangkannya sendiri dengan program pemerintah,” tandas politisi NasDem itu. (ali/adv)