KENDARIPOS.CO.ID — Dalam upaya meningkatkan skill dan kompetensi mahasiswa, dalam bidang nonakademik, Fakultas Pertanian (FP) Universitas Halu Oleo menggelar pelatihan kewirausahaan di aula fakultas tersebut. Pelatihan ini dihelat mulai tanggal 28 sampai 29 September.

Dekan FP UHO Prof.Dr.H. Marzuki Iswandi, M.Si., mengatakan pengembangan mahasiswa dalam hal kewirausahaan merupakan agenda setiap tahun yang dilakukan sejak tahun 2009. “Tujuannya adalah untuk memberikan soft skill kepada mahasiswa, sesuai dengan bidang bakat yang mereka miliki. Selain bidang akademik yang difokuskan, juga bidang ketrampilan harus diberikan kepada mahasiswa untuk bekal mereka kedepan. Karena di masa sekarang, keterampilan menjadi poin penting yang harus dimiliki,” ungkap Marzuki Iswandi, Selasa (28/9).

Suasana pelatihan kewirausahaan yang diikuti mahasiswa FP UHO di Aula Fakultas Pertanian.

Pelatihan kewirausahaan sangat penting diikuti mahasiswa ketika mereka selesai, tidak lagi mencari kerja. Melainkan mereka menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki selama mengikuti pelatihan kewirausahaan. Dalam kegiatan pelatihan ini, berbagai materi diberikan secara baik, terukur dan tersistematis. Mulai dari teori sampai ke praktikumnya, semuanya diajarkan dengan baik dan tuntas. “Mulai dari sistem atau jiwa kewirausahaan, menajemen bisnis atau usaha, dan penyusunan rencana bisnis. Dimana tiga komponen itu sangat penting dimiliki oleh setiap orang yang akan berkecimpung di dunia bisnis. Kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung, yang melatih secara langsung, baik dari mental dan skill mereka dalam menjalankan bisnis secara baik dan benar. Sehingga dalam realitanya, mereka mampu menjadi wirausahaan yang sukses,” papar Mantan Direktur Pascasarjana UHO itu.

Sementara itu, Wakil Dekan III FP UHO, Dr. La Ode Alwi, M.P., yang juga Ketua Panitia, mengungkapkan patihan kewirausahaan untuk mempersiapkan alumni-almuni yang berkualitas dan berkompeten diberbagai bidang keilmuan. “Agar setelah lulus nanti, para alumni kami bisa menciptakan lapangan kerja sendiri, mampu membuka berbagai bisnis dan usaha. Dengan berbagai macam kreasi dan kreativitas yang mereka miliki karena kami telah memberikan fasilitas untuk mencapai semua itu,” jelasnya.

Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan, mencapai 30 orang, dimana setiap jurusan hanya diwakili 5 orang saja, setelah diseleksi. “Dengan IPK minimal 3,25, belum pernah mengikuti kegiatan kewirausahaan, serta sudah berada di semester 7. Karena mereka sebentar lagi akan selesai, sehingga mereka harus diberikan pelatihan seperti ini,” tandasnya. (ilw/b)