DPRD Setujui Nota Keuangan APBD-P

ELYN IPO/KENDARI POS
DENGAN CATATAN : Wakil Bupati Buton, Iis Elianti (kiri) ketika menerima persetujuan nota keuangan APBD-P tahun 2021 dari pihak DPRD usai rapat paripurna, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID–Setelah melalui pembahasan yang cukup alot, empat fraksi di DPRD Kabupaten Buton akhirnya menyetujui nota keuangan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun 2021. Rabu (22/9), anggota parlemen langsung menggelar rapat paripurna terkait hal itu. Meski disetujui, empat fraksi tetap memberi catatan penting dalam nota keuangan tersebut. Salah satunya masalah pendapatan asli daerah (PAD) yang dinilai belum maksimal. Semua OPD yang memiliki potensi PAD, diminta bekerja lebih ekstra lagi.

Wakil Ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun, mengatakan, setelah persetujuan tersebut, Pemkab Buton diminta segera menindaklanjuti Raperda tersebut sesuai dengan siklus keuangan yang berlaku. “Kita tidak punya banyak waktu, karena sebentar lagi memasuki Oktober. Karena draf ini harus dievaluasi lagi oleh Pemerintah Provinsi,” katanya, kemarin.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri 13 anggota legislatif itu, Wakil Bupati Buton, Iis Elianti menyampaikan apresiasinya karena sebagai lembaga legislasi, DPRD telah bekerja maksimal menuntaskan pembahasan APBD-P dalam hitungan hari. “Setelah ini kami akan ajukan ke provinsi untuk kemudian direvisi sesuai hasil evaluasi nanti,” kata Iis Elianti.

Untuk diketahui, PAD Buton yang awalnya diproyeksi Rp 27 miliar, meningkat 10 persen lebih menjadi Rp 29 miliar. Sedangkan pendapatan transfer mengalami penurunan. Target APBD murni sebesar Rp 771 miliar kini menjadi Rp 756 miliar. Sementara belanja diproyeksikan bertambah kurang lebih Rp 56,5 miliar. Pada APBD induk, anggaran belanja dipatok Rp 962,3 miliar. Sedangkan dalam nota APBD Perubahan, eksekutif memasang target belanja hingga Rp 1 triliun lebih. (b/lyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *