KENDARINEWS.COM

Diduga Terima Suap
-Bupati Koltim Andi Merya ditetapkan tersangka oleh KPK
-Kepala BPBD Koltim, Anzarullah juga jadi tersangka
-Keduanya diduga terlibat dalam suap Rp225 juta
-KPK menyebut duit suap itu dari proyek dana hibah BNPB
-Penetapan tersangka Andi Merya dan Anzarullah setelah KPK gelar perkara
-Enam orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) diperiksa

Dana Hibah
-Bupati Andi Merya dan Anzarullah mengajukan dana hibah ke BNPB
-Dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) dan dana siap pakai (DSP)
-Dana hibah itu pada periode Maret hingga Agustus 2021
-September 2021, Andi Merya dan Anzarullah persentasi pengajuan dana hibah logistik dan peralatan di BNPB, Jakarta
-Pemkab Koltim dapat dana hibah BNPB
-Dana hibah RR senilai Rp26,9 miliar
-Lalu, hibah DSP sekira Rp12,1 miliar

Bagi-bagi Proyek
-Anzarullah minta agar proyek dari dana hibah BNPB digarap orang kepercayaannya
-Anzarullah menggarap dua paket proyek :
1.Belanja jasa konsultansi perencanaan jembatan dua unit di Kec.Ueesi senilai Rp714 juta
2.Belanja jasa konsultansi perencanaan pembangunan 100 unit rumah di KecUluiwoi senilai Rp175 juta
-Bupati Koltim Andi Merya setuju
-Anzarullah janji memberikan fee kepada Andi Merya sebesar 30 persen
-Andi Merya memerintahkan Anzarullah berkoordinasi dengan Dewa Made Ramawan, Kabag ULP
-Perusahaan Anzarullah atau grupnya dimenangkan
-Lalu ditunjuk menjadi konsultan perencana pekerjaan dua proyek

Realisasi Fee
-Andi Merya diduga meminta uang Rp250 juta atas dua proyek dari Anzarullah
-Anzarullah menyerahkan Rp 25 juta
-Sisanya sebesar Rp225 juta akan diserahkan di rumah pribadi Andi Merya di Kendari

SUMBER : KPK
DATA DIOLAH KENDARI POS