Konut Kaya SDA dan SDM

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai mantan aktivis, Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin piawai dalam mendesain acara yang mungkin biasa saja menjadi luar biasa. Buktinya, dia sukses menghadirkan pejabat pemerintah pusat, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Akmal Malik dan Gubernur Sultra Ali Mazi di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kabupaten, kemarin. Mungkin ini yang pertama terjadi di Sultra dan itu berhasil dilakukan seorang Ruksamin.

Bahkan dalam acara itu, Bupati Konut Ruksamin dan Wakil Bupati Abuhaera menuai apresiasi dari sang Dirjen. Kata Akmal Malik, karya Bupati Ruksamin dan Wakil Bupati Abuhaera dalam meramu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mesti diapresiasi. Akmal Malik mengatakan Konut tidak hanya kaya akan sumber daya alam (SDA) tetapi juga sangat kaya dengan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas seperti Bupati Konut Ruksamin dan Wakil Bupati Abuhaera.

Bupati Konut Ruksamin (kanan) menyambut kedatangan Gubernur Sultra, Ali Mazi (tengah) dan Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik (dua dari kanan) di lokasi Musrenbang RPJMD Konut di Claro Hotel, Selasa (7/9) kemarin. Wakil Bupati Konut, Abuhaera (dua dari kiri) dan Ketua DPRD Konut, Ikbar (kiri) turut menyambut.

Akmal Malik mengaku pada sisi lain yang jarang terjadi dan mungkin pertama kali di Indonesia yakni mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang kini menjadi staf ahli Bupati Konut. “Ini luar biasa. Artinya Bupati Konut Ruksamin dan Wakil Bupati Abuhaera menunjukan keseriusan yang besar dalam membangun daerah. Dan sebagai kepala daerah di tengah potensi kekayaan daerah, mesti bisa menerjemahkan SDA yang dianugerahkan Tuhan untuk kemaslahatan bersama,” ujar Akmal Malik. dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Konut tahun 2021-2026 di Hotel Claro Kendari, Selasa (7/9) kemarin.

Bupati Konawe Utara Ruksamin (dua dari kiri), menyerahkan cendera mata kepada Gubernur Sultra Ali Mazi (dua dari kanan) didampingi Wakil Bupati Konawe Utara Abuhaera (kanan), usai pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RPJMD Kabupaten Konut tahun 2021-2026, di Claro Hotel Kendari, Selasa (7/9).

Setelah mempelajari secara seksama materi RPJMD Konut, Akmal Malik mengapresiasi subtansi tujuan-tujuan pokok secara menyeluruh. Namun ada catatan penting yang mesti menjadi perhatian. Yaitu mencanangkan visi misi yang berorientasi pada penanganan covid-19 beserta dampaknya diseluruh sektor. Agenda utama pemerintah pusat saat ini dan dunia, bergerak keluar dari badai pandemik ini.

“Semua pekerjaan sentral dalam tatanan pemerintahan pasti mengalami gangguan akibat covid-19 ini. Karenanya sangat penting menyusun perencanaan pembangunan berbasis atau berorientasi pada penanganan Covid-19. Perencanaan yang digagas harus benar-benar logis, terukur dan tepat sasaran,” kata Amal Malik.

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra Ali Mazi menyampaikan, pembangunan yang dilaksanakan pemerintah sangat dipengaruhi dukungan kerja keras dan kerja sama semua pihak. Mengakomodir berbagai elemen masyarakat berdasarkan isu-isu aktual dan permasalahan yang dihadapi mesti menjadi perhatian dalam menyusun RPJMD. Karenanya RPJMD Konut harus dilakukan secara cermat dan komprehensif menggunakan analisa pendekatan secara mendalam dan menyeluruh serta memperhatikan masukan dari seluruh pemangku kepentingan dan komponen.

“Secara keseluruhan penyusunan RPJMD adalah kewajiban kita bersama sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan tanggung jawab semua pemangku kepentingan. Hal itu dalam upaya mendorong terwujudnya tata kelola pemerintah daerah yang baik sebagaimana yang diamanatkan konstitusi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh masyarakat,” kata Ali Mazi dalam kata sambutannya.

Musrenbang ini, kata Ali Mazi, mesti mampu menghadirkan dokumen perencanaan pembangunan yang responsif, efisien, efektif, partisipatif dan bermuara pada tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyelenggaraan roda pemerintahan dan kebijakan pembangunan serta pelayanan yang lebih baik ke depan. Selain itu, menjamin sinergisitas dan harmonisasi hubungan daerah yang saling terintegrasi dalam mempercepat pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional dan daerah. Termasuk mengoptimalisasi penggunaan sumber daya untuk pembangunan secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Forum strategis ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal menjadi diskusi konstruktif, dalam melahirkan berbagai gagasan untuk menjawab berbagai permasalahan dan isu strategis pembangunan di daerah. Sehingga rancangan RPJMD Konut tahun 2021-2026 dapat merefleksi kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” pinta Ali Mazi.

Sementara itu, Bupati Konut Ruksamin menuturkan, untuk kurun waktu lima tahun ke depan, telah ditetapkan visi dan misi sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi, yaitu Konawe Utara lebih sejahtera dan berdaya saing. Daerah sejahtera dalam kerangka pembangunan adalah menunjukkan kemakmuran masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhan secara adil dan merata.

Daerah sejahtera menekankan peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, pendapatan perkapita yang tinggi dan terus bertumbuh, serta memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bekerja dan berusaha, penurunan angka kemiskinan. Tak ketinggalan, melaksanakan program pembangunan dengan baik.

“Saya mengapresiasi seluruh tim penyusun dokumen RPJMD Konut sehingga bisa sampai ke tahapMusrenbang ini. Musrenbang RPJMD ini merupakan agenda strategis dalam rangka penajaman penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi arah kebijakan, dan program pembangunan daerah lima tahunan yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” kata Ruksamin.

Selanjutnya, RPJMD dijabarkan ke dalam dokumen rencana strategis perangkat daerah yang berlaku selama lima tahun. Rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras, dan sesuai target yang ditetapkan. Selanjutnya visi tersebut dijabarkan dalam enam misi pembangunan. Pertama, peningkatkan kualitas dan daya saing sumberdaya manusia. Kedua, meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar dan sarana prasarana kawasan permukiman.

Ketiga, mewujudkan keadilan sosial dan nilai tambah dalam pengelolaan sumberdaya alam guna meningkatkan daya saing ekonomi. Keempat, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima. Kelima, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana. “Dan terakhir yaitu membangun peradaban masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan lokal,” beber Ruksamin.

Bupati Konut dua periode itu menambahkan, untuk mewujudkan visi-misi Konut, maka dijabarkan kedalam tujuan dan sasaran yang dilengkapi dengan indikator tujuan dan sasaran. Hingga akhirnya akan diimplementasikan melalui program dan kegiatan pembangunan dengan indikator kinerja yang terukur. Sebagai rujukan penting dalam perencanaan pembangunan daerah lima tahunan, rumusan strategi akan mengimplementasikan bagaimana sasaran pembangunan akan dicapai dengan serangkaian arah kebijakan dari pemangku kepentingan.

Bupati Ruksamin meminta kepala OPD agar memperhatikan kesesuaian visi, misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMD. Karena konsistensi penjabaran visi dan misi kepala daerah ke dalam tujuan dan sasaran perangkat menentukan efektivitas meraih pembangunan daerah. Indikator kinerja daerah yang sudah diformulasikan agar dijadikan acuan dalam penyusunan rancangan akhir rencana strategis perangkat daerah sehingga tercipta perencanaan yang selaras dan berkualitas. Memperkuat koordinasi antar OPD dalam roses perencanaan agar terbangun sinergitas.

“Dan terkait dengan penyusunan RPJMD Konut, agar kepala OPD terlibat aktif dalam setiap proses perencanaannya, sehingga program dan kegiatan yang disusun mampu diimplementasikan untuk mendukung terwujudnya visi-misi kepala daerah dengan indikator kinerja yang terukur,” tandas Ketua DPW PBB Sultra.

Selain Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik, Gubernur Sultra Ali Mazi, mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, juga turut hadir Kepala Bappeda Sultra Robert J. Maturbongs, Wakil Bupati Abuhaera, Sekda Konut Kasim Pagala, unsur OPD, dan DPRD Konut. (ali/b)

Mewujudkan Keadilan Sosial dan Nilai Tambah

MUSRENBANG KONUT

Arsitek Pembangunan Konut
-Bupati Konut, Ruksamin adalah mantan aktivis
-Dia piawai mendesain sesuatu yang biasa saja menjadi luar biasa
-Di tangannya, arah pembangunan Konut didesainnya
-Desain itu tertuang dalam RPJMD
-Poin-point penting RPJMD dibahas dalam Musrenbang
-Hebatnya lagi, Ruksamin sukses menghadirkan tokoh penting

Tokoh Penting
-Musrenbang Konut dihadiri tokoh penting
-Bupati Konut, Ruksamin menghadirkan daerah hingga pejabat pusat
-Dari pusat, Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik
-Dari daerah, ada Gubernur Sultra, Ali Mazi-Ada pula mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman
-Mungkin ini yang pertama terjadi di Sultra, Musrenbang kabupaten dihadiri tokoh penting

Konut Kaya SDA dan SDM
-Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik apresiasi kekayaan Konut
-Selain kaya akan SDA, Konut juga kaya akan SDM
-Bupati Ruksamin dan Wabup Abuhaera
-Buktinya, Konut punya bupati dan wakil bupati cerdas, Ruksamin dan Abuhaera
-Duet keduanya meramu RPJMD yang mumpuni

Catatan Dirjen
-RPJMD Konut mesti mencanangkan visi misi yang berorientasi penanganan covid-19
-Termasuk dampaknya Covid-19 di seluruh sektor
-Sebab, hal itu agenda utama pemerintah pusat
-Tujuannya untuk keluar dari badai pandemi Covid-19
-Perencanaan mesti logis, terukur dan tepat sasaran

Visi Misi Pemkab Konut
-Bupati Ruksamin menetapkan visi dan misi
-Visi misi itu sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan secara holistik dan terintegrasi
-Visi misi itu adalah Konawe Utara lebih sejahtera dan berdaya saing
-Daerah sejahtera adalah menunjukkan kemakmuran masyarakat
-Masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhan secara adil dan merata

Indikator Daerah Sejahtera
-Menekankan peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi
-Pendapatan perkapita tinggi dan terus bertumbuh
-Memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bekerja dan berusaha
-Penurunan angka kemiskinan

Misi Pembangunan
-Peningkatkan kualitas dan daya saing SDM
-Meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar dan sarana prasarana kawasan permukiman
-Mewujudkan keadilan sosial dan nilai tambah dalam pengelolaan SDA guna meningkatkan daya saing ekonomi
-Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima
-Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana
-Membangun peradaban masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan lokal

SUMBER : MUSRENBANG KAB.KONUT
DATA DIOLAH KENDARI POS