KENDARIPOS.CO.ID — Sejak kecil, Makmur sudah bercita-cita menjadi guru. Keinginannya itu terwujud pasca menyelesaikan studi di Universitas Halu Oleo (UHO) pada 1993 silam. Dengan mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik, ia meyakini sudah turut membantu pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Bagi Makmur, guru adalah profesi mulia. Itu dikarenakan pengorbanan seorang guru yang tidak mengenal lelah dan berupaya keras untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa. “Menjadi guru itu sulit. Dibutuhkan tekad dan motivasi yang kuat dari dalam diri. Karena kita menghadapi anak-anak dengan berbagai karakter. Kita harus bisa itu. Kadang ada orang cerdas tapi tidak bisa jadi guru. Karena untuk menjadi guru itu dibutuhkan motivasi yang kuat, ikhlas, tulus. Bagaimana kita mendidik anak-anak kita itu menjadi orang-orang terbaik,” kata Makmur.

Kadis Dikmudora Kendari, Makmur berpose pada salah satu spot instagramable di Kota Kendari

“Tapi di situlah tantangannya, sehingga mengapa saya ingin sekali jadi guru. Meskipun saat ini saya sudah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari,” tambahnya.

Pada sisi lain, menjadi guru menjadi kebanggaan tersendiri bagi Makmur. Apalagi ketika melihat mantan murid yang pernah dididik telah sukses dan berhasil. “Saya merasa berhasil jika melihat anak-anak kita tumbuh dan sukses dalam kehidupannya. Rasa itu melekat di hati saya, itulah mengapa saya anggap diri saya saat ini masih sebagai guru,” pungkasnya. (b/ags)