Bantu 37 Pelaku Usaha, Antam Salurkan Rp 2,565 Miliar

ZULFADLY NUR/KENDARI POS
BERKONTRIBUSI : Mining and Operation Support Division Head PT Antam Tbk UBPN Sultra, Mahana Hendah Sunarno (kiri) saat menyalurkan bantuan dana bergulir kepada mitra binaan, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Keberadaan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sultra sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar, khususnya bagi para pelaku usaha mikro dan kecil. Pasalnya, perusahaan pelat merah tersebut selalu menyalurkan dana bergulir bagi para pelaku usaha mikro dan kecil. Pemberian bantuan tersebut kembali dilaksanakan pada UKM Center Antam di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kamis (15/9).

Mining and Operation Support Division Head PT Antam Tbk UBPN Sultra, Mahana Hendah Sunarno, menjelaskan, kegiatan penyaluran bantuan dana bergulir kali ini serentak dilakukan pada sejumlah unit PT Antam Tbk yang ada di Tanah Air. Pengembalian dana dari mitra binaan, digunakan kembali untuk membantu yang lain.

“Jadi harapannya agar bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Kami juga berharap ini bisa berdampak besar bagi pelaku usaha yang ada di sekitar wilayah operasional Antam,” harapnya.

Mahana menambahkan, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Antam pada masyarakat di sekitar wilayah operasional agar tetap tumbuh dan mandiri dengan adanya atau tanpa PT Antam Tbk. “Kami perusahaan tambang pengelola sember daya mineral dan itu terbatas. Ketika mineral habis atau penambangan sudah tidak beroperasi lagi, maka masyarakat yang ada di sekitar diharapkan tetap tumbuh dan mandiri,” ujarnya.

PKBL Department Head PT Antam Tbk UBPN Sultra, Maemanah, menjelaskan, program kemitraan merupakan program dukungan terhadap usaha mikro dan kecil yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana bergulir. Kata dia, sejak tahun 1998, pihaknya telah melaksanakan program kemitraan. “Total mitra binaan sampai dengan tahun 2021 hampir mencapai 1.900 orang yang tersebar di daerah Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” paparnya.

Ia mengungkapkan, untuk tahun 2020 dan tahun 2021, penyaluran Program Kemitraan (PK) bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengevaluasi calon mitra binaan. Tahun ini ada 40 calon mitra binaan yang dievaluasi. Hasilnya, ada 37 pelaku usaha yang akan mendapat bantuan dana bergulir PK dan semuanya berlokasi di daerah Kabupaten Kolaka dengan total nilai penyaluran Rp 2.565.000.000, mencakup semua sektor usaha.

“Tahun 2021 sektor usaha yang dominan adalah petani cengkih sebesar 50 persen dari total penyaluran dan jasa yang ditetapkan sebesar 6 persen atau 0,5 persen per bulan. Aturan baru yang ditetapkan kepada Mitra Binaan sejak tahun 2020 dan 2021 adalah pengikatan jaminan dengan jasa notaris dan menggunakan asuransi jiwa, dengan harapan kedepannya target kolektibilitas dapat tercapai,” tuturnya.

Kegiatan yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 tersebut juga dihadiri External Relation Bureau Head dan Pls CSR Bureau Head PT Antam Tbk UBPN Sultra, Pamiluddin Abdullah serta Civil Planning Bureau, Luhut Adi Situmorang. (c/fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *