Area Bawang Merah Masuk Kawasan Pertanian Nasional – Kendari Pos
Wakatobi

Area Bawang Merah Masuk Kawasan Pertanian Nasional

Kepala Dinas Pertanian Wakatobi, Tamrin

KENDARIPOS.CO.ID– Lebih 100 hektare lokasi penanaman bawang merah di Kabupaten Wakatobi masuk dalam kawasan pertanian nasional. Selain itu, ada enam daerah lain di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masuk dalam kawasan pengembangan bawang merah ini. Mulai dari Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Buton Selatan, Buton dan Buton Utara. Itu sesuai surat keputusan Kementerian Pertanian nomor 472/2018.

Dengan masuknya Wakatobi sebagai kawasan pertanian nasional, maka usulan dan program terkait pengembangan bawang merah akan dikawal langsung oleh pihak Kementerian Pertanian. Kepala Dinas Pertanian Wakatobi, Tamrin, menjelaskan, meskipun baru diusulkan, masuknya tanaman bawang merah dalam kawasan pertanian nasional, melebihi ekpektasi mereka. Pasalnya, usulan tersebut disetujui Pemerintah Pusat pada akhir penentuan.

“Kita pikir tidak akan lolos, ternyata menjelang detik-detik terakhir Kabupaten Wakatobi termasuk salah satu dari tujuh daerah yang masuk dalam kawasan pengembangan bawang merah di Sultra,” ujarnya, Senin (27/9).

Selain bantuan bibit, pupuk hingga sarana dan prasarana, sejumlah program yang diusulkan ke pusat terkait tanaman bawang merah, tentu akan mendapatkan perhatian serius dari Kementerian. “Karena sudah masuk kawasan pertanian nasional, tahun depan pun akan kita usulkan mulai dari bibit hingga sarana dan prasarananya untuk petani bawang merah di Wakatobi,” sambungnya.

Tamrin berharap, pengembangan tanaman tersebut semakin meningkat. Mengingat Wakatobi sangat potensial untuk pengembangan budi daya bawang merah karena tekstur tanah pada empat pulau besar, Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, cukup mendukung. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy