APBD Sultra Tekor Sekira Rp 1 Triliun

KENDARIPOS.CO.ID — Postur APBD 2021 mencerminkan lebih besar pasak dari pada tiang. Dalam draft anggaran perubahan, APBD masih saja tekor. Tahun ini, target pendapatan daerah hanya Rp 4,172 triliun. Sementara belanja daerah Rp 5,158 triliun. Ada selisih sekira Rp 1 triliun antara penerimaan dan belanja daerah.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan target pendapatan daerah mengalami perubahan yang sebelumnya sebesar Rp 4,158 triliun menjadi Rp 4,172 triliun. Ada kenaikan target pendapatan sebesar Rp 13,743 miliar atau naik 0,33 persen. “Perubahan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD), yang bersumber dari lain-lain PAD yang sah, retribusi daerah dan transfer pemerintah pusat,” terang Ali Mazi saat menyampaikan rancangan KUA-PPAS APBD perubahan.

ALI MAZI

Begitupun dengan kebijakan belanja daerah. Awalnya, belanja dianggarkan sebesar Rp 5,235 triliun lalu mengalami perubahan menjadi Rp 5,158 triliun. Turun sebesar Rp 76,874 miliar atau 1,47 persen. “Perubahan belanja daerah tersebut antara lain berasal dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer,” jelasnya.

Di sisi lain, kebijakan pembiayaan daerah turut mengalami perubahan. Target awal sebesar Rp 1,101 triliun berubah menjadi Rp 1,011 triliun. Turun sebesar Rp 90,617 miliar atau minus 8,22 persen. Penerimaan pembiayaan ini bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah.

“Dari sisi pengeluaran pembiayaan daerah, tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp 25 miliar. Pengeluaran pembiayaan ini dipergunakan untuk penyertaan modal daerah,” tutupnya. (b/rah)

Draft Rancangan APBD Perubahan
Pendapatan Rp 4,172 Triliun
Belanja Rp 5,158 Triliun
Pembiayaan Rp 1,101 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *