APBD-P 2021 Ditetapkan Jadi Perda – Kendari Pos
Bau-bau

APBD-P 2021 Ditetapkan Jadi Perda

DISKOMINFO KOTA BAUBAU FOR KENDARI POS
KETUK PALU : Penandatanganan nota persetujuan penetapan APBD-P 2021 oleh Wali Kota Baubau, H. AS Tamrin (kiri) disaksikan Ketua DPRD, H. Zahari.


KENDARIPOS.CO.ID– Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kota Baubau tahun 2021, resmi ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda). Penandatanganan nota persetujuan tersebut dilakukan langsung Wali Kota, H. AS Tamrin bersama Ketua DPRD, H. Zahari dan Wakilnya, H. Kamil Adi Karim serta Nasiru.
Dalam kesempatan tersebut, AS Tamrin bersyukur dan mengucapkan terima kasih pada pihak legislatif karena APBD-P telah mendapat persetujuan semua fraksi.

“APBD merupakan jembatan untuk merealisasikan visi pemerintah demi terwujudnya Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya. Dalam rancangan APBD-P, kami bertekad mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat, efektif dan berkelanjutan. Sehingga menjadi dasar kestabilan ekonomi dan mengoptimalisasi alokasi anggaran pada semua sektor pembangunan. Dengan begitu, bisa efektif serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar AS Tamrin, akhir pekan lalu.

Baubau-1 itu mengakui, kondisi pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Mulai dari menurunnya penerimaan dan meningkatnya belanja yang diperlukan untuk penanganan Covid-19. Dengan pertimbangan itulah, maka dilakukan penyesuaian.

AS Tamrin merinci, pendapatan daerah yang dianggarkan dalam APBD-P 2021 direncanakan sebesar Rp 840,7 miliar. Terdiri dari PAD Rp 111,7 miliar, dana transfer Rp 699,5 miliar serta lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 29,4 miliar. “Proporsi terbesar dari pendapatan daerah kita masih berasal dari dana transfer dari Pemerintah Pusat dan antar daerah. Pada rancangan APBD-P ini proporsi dana transfer sebesar 83,21 persen dari total pendapatan daerah. Sedangkan pendapatan asli daerah baru memberikan kontribusi sekitar 13,29 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 3,50 persen,” sebut AS Tamrin, seperti dirilis Diskominfo Kota Baubau.

Dalam APBD-P tersebut, pengalokasian belanja untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 88,01 miliar atau 17,18 dari dana transfer umum DAU dan DBH. Belanja tersebut untuk dukungan kesehatan Rp 52,63 miliar, pemulihan ekonomi Rp 17,96 miliar dan perlindungan sosial Rp 17,42 miliar. “Dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 ini, belanja daerah direncanakan Rp 1.015.683.152.605. Itu untuk belanja operasi, modal dan tidak terduga,” sambung AS Tamrin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Baubau, H. Zahari, mengatakan sidang paripurna sengaja maksimalkan hingga malam hari agar pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat selesai sebelum waktu yang ditetapkan, pada Senin 27 September. (cok)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy