ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
TURUNKAN STUNTING : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wakatobi, Eliati Haliana turut hadir dalam kegiatan orientasi kader Posyandu yang dihelat Dinkes Wakatobi, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Upaya pencegahan dan penu­runan angka stunting di Kabupat­en Wakatobi gencar dilakukan pi­hak Dinas Kesehatan. Salah satu langkah yang diterapkan adalah dengan menguatkan peran kader terutama dalam pelaksanaan keg­iatan di Posyandu. Usaha itu telah membuahkan hasil. Angka stunt­ing selama kurun waktu empat tahun terakhir ini berhasil turun hingga enam persen.

Kepala Dinkes Wakatobi, Mu­liaddin, mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggelar ke­giatan orientasi kader Posyandu. Salah satu fokusnya yakni pen­guatan peran kader. Dengan peserta dari 28 desa pada be­berapa kecamatan, diharapkan kasus stunting di desa-desa yang masih memiliki angka hingga di atas 40 prevalen­si dapat dikurangi.

”Alhamdulillah upaya kita selama ini ada hasil. Pada tahun 2017, angka stunting di Wakatobi sebanyak 26,5 persen. 2021 ini turun men­jadi 20 persen saja. Kita akan ter­us mengupayakan mengurangi angka ini utamanya pada desa-desa yang masih tinggi angka stuntingnya,” ujar Muliaddin, Jumat (3/9).

Pada 28 desa di Wakatobi, Mu­liaddin menyebut angka stunt­ing ada yang masih di atas 20, 30 hingga lebih 40 prevalensi. Jika penguatan peran kader dimaksimal­kan, diharapkan bisa meminimalisir jumlah ini. ”Kita harapkan tahun ini dan 2022 nanti, angka stunt­ing di lokus 28 desa, menurun. Karena saat ini masih lumayan tinggi dibanding desa lainnya di Wakatobi,” tambahnya.

Kegiatan orientasi Posyandu tersebut dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ka­bupaten Wakatobi, Eliati Haliana. Dengan kegiatan itu, Eliati ber­harap para kader bisa mencegah dan menurunkan angka stunting. “Jika upaya ini terus dimaksimal­kan, maka harapan untuk menu­runkan angka stunting pada 28 desa bisa tercapai. Kader yang ikut keg­iatan ini bisa memaksimalkan ma­teri dan informasi. Dengan begitu, bisa melakukan tugas agar semakin baik, khususnya dalam membantu petugas Puskesmas,” kata Eliati Hali­ana dalam kegiatan tersebut. (c/thy)