Ali Mazi Ajak Perangi Hoax

KENDARPOS.CO.ID — Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra resmi dimulai. Event lima tahunan ini dibuka secara langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi, jumat (24/9). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PWI Pusat, Atal Sembiring Depari, Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, Hj Nur Endang Abbas, pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat lingkup Pemprov Sultra.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengapresiasi terselenggaranya konferensi PWI Sultra. Baginya, forum ini merupakan sarana memperkuat silaturahmi dan kekompakan di internal pengurus PWI Sultra, Pemda dan elemen masyarakat. Pergantian dan pergeseran pengurus adalah hal biasa dalam organisasi. Sebab untuk maju, roda harus berputar melakukan rotasi. Organisasi pun butuh regenerasi dan kaderisasi.

Gubernur Sultra, Ali Mazi (kemeja putih), Ketua PWI Pusat, Atal Sembiring Depari (kiri) dan Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya (kanan) berbincang di acara konferensi PWI Sultra, Jumat (24/9).

“Saya berharap kiranya konferensi PWI Sultra ini berjalan hikmad dan penuh keakraban. Kita harap akan mempertebal semangat kebersamaan khususnya diantara sesama pengurus sebagaimana layaknya sebuah keluarga,” kata Ali Mazi.

Di era digital, medsos membuat informasi cepat menyebar. Informasi yang begitu deras dan cepat itu menjadi berkembang. Tidak hanya memberi dampak positif, namun juga efek negatif. Tidak sedikit bertebaran berita palsu atau hoax, tipu, propaganda maupun provokasi.

“Dibutuhkan wartawan dan media yang melandaskan kerja-kerja jurnalistiknya pada UU pers nomor 40 tahun 1999, serta menjujung kode etik jurnalistik. Sehingga tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai dalam visi menuju Indonesia maju,” ujar Ali Mazi.

Saat ini, Sultra mempersiapkan diri untuk merayakan sebuah agenda besar Pers indonesia. Tahun 2022, Sultra menjadi tuan rumah HPN yang akan digelar tanggal 9 Februari mendatang. “Kami berjanji akan menjadi tuan rumah yang baik bagi masyarakat pers seluruh indonesia, termasuk pers asing yang akan datang di Sultra. Ini momentum bagi kami pemerintah Sultra, untuk membalas budi baik wartawan di Sultra yang telah berkontribusi pada pembangunan daerah,” katanya.

Ketua PWI Pusat, Atal Sembiring Depari mengatakan pers sebagai salah satu pilar penting dalam bernegara, mesti senantiasa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Muaranya ikut berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan mengawal proses pembangunan. Yang paling fundamental setiap jurnalis hadus kokoh berpegang teguh kepada undang-undang pers dalam menjalankan tugas.

“Dewasa ini perkembangan teknologi digital memberi dampak besar terhadap kerja-kerja pers. Karenanya, sangat esensial para jurnalis dalam bekerja tidak keluar dari rambu-rambu yang telah digariskan dalam UU pers. Sehingga menghasilkan karya yang berbasis profesional, berimbang, independen, dan mencerdaskan publik.

Atal Sembiring berjanji Sultra pasti menjadi tuan rumah pergelaran Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022. “Ini menjadi komitmen dan bagian dari utang janji saya bagi Sultra. Saya sudah keluarkan Surat Keputusan (SK). Pesan penting dalam konferensi kali ini, yaitu Sultra jaya Indonesia maju,” ujarnya. (b/ali)