7 Pasar Dibenahi Pakai Dana Pinjaman

La Ode Darmansyah

KENDARIPOS.CO.ID– Pinjaman yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Muna dari PT. Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 233 miliar bakal dialokasikan untuk merevitalisasi tujuh pasar rakyat. Perbaikan pusat perkulakan diharapkan bisa mendorong pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna, La Ode Darmansyah mengatakan alokasi anggaran yang bersumber dari dana pinjaman untuk program revitalisasi pasar mencapai Rp13 miliar. Anggaran tersebut akan dibagi untuk membenahi tujuh pasar rakyat, salah satunya ialah pasar sentral Laino.

“Untuk pasar Laino kita anggarkan Rp10 miliar. Dana itu digunakan untuk membangun satu gedung tambahan, melengkapi gedung yang sudah ada saat ini,” jelas mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Muna tersebut.

Darmansyah menjelaskan, pembangunan gedung tambahan pasar sentral Laino akan memanfaatkan lahan bekas lokasi kebakaran tahun 2020 lalu. Gedung baru itu didesain dua lantai dengan kapasitas 143 lods. Pedagang yang belum memiliki kios permanen menjadi prioritas untuk menempati gedung tersebut. “Gedung tambahan itu diharapkan bisa menampung pedagang yang belum punya kios. Pengaturannya nanti setelah bangunan kelar,” paparnya.

Selain pasar sentral Laino, Pemkab Muna juga bakal membenahi enam pasar kecamatan. Antara lain pasar Lohia, pasar Tongkuno Selatan, pasar Empang, pasar Kontunaga dan pasar Wambona. Seluruh kegiatan revitalisasi pasar itu sudah dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan, Sekretariat Daerah Kab. Muna. Jika tak ada aral, dalam waktu dekat akan segera dimulai pekerjaan fisiknya. “Kita upayakan selesai tahun ini atau paling lambat awal tahun depan,” imbuhnya. (Ode/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *