171 Mahasiswa Unsultra Terima KIP Kuliah

Muhammad Ilwanto/Kendari Pos
Seremoni penerimaan beasiswa KIP Kuliah Usulan Masyarakat pada mahasiswa Unsultra yang dilakukan secara online.

KENDARIPOS.CO.ID– Sebanyak 171 Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) berhasil mendapatkan beasiswa KIP Kuliah Usulan Masyarakat, tepatnya melalui anggota Komisi X DPR RI, Dra.Hj. Tina Nur Alam, MM. Proses penyerahan bantuan beasiswa yang sebelumnya dikenal sebagai bidikmisi ini, dilakukan secara online, beberapa waktu lalu.

Tina Nur Alam mengatakan, bantuan beasiswa KIP Kuliah ini, merupakan program lansung dari Kemendikbudristek atau pemerintah yang memberikan amanah kepada anggota Komisi X DPR RI untuk disalurkan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Semenjak tahun 2020 saya telah diberikan mandat oleh pemerintah, untuk menyalurkan bantuan KIP Kuliah kepada seluruh siswa atau mahasiswa di seluruh Indonesia. Alhamdulillah selama dua tahun ini, saya tentunya memberikan kepada mereka-mereka yang layak dan masuk kategori penerima KIP. Di tahun ini, saya menyalurkan sebanyak 500 orang yang tersebar di berbagai universitas,” ungkap Tina Nur Alam, beberapa waktu lalu.

Selain pemberian KIP Kuliah, ada pula bantuan UKT yang diberikan kepada mahasiswa yang terkena dampak pandemi clCovid-19, yakni sebanyak 250 orang.

“Mereka yang mendapatkan bantuan UKT adalah mahasiswa semester 3 dan 5. Dengan kategori mereka yang betul-betul ekonominya terdampak, akibat kondisi pandemi covid-19,” jelasnya.

Tina Nur Alam pun menyampaikan kebanggaannya terima kasih atas amanah yang diberikan oleh pemerintah sehingga bisa menyalurkan bantuan beasiswa kepada seluruh siswa dan mahasiswa. Bantuan ini merupakan sebuah hal positif dan sangat baik karena pemerintah akan terus hadir memberikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh masyarakat.

“Saya ucapakan selamat kepada anak-anak yang telah mendapatkan beasiswa ini. Tentunya kesempatan ini harus kalin manfaatkan dengan sebaik-baiknya, dengan terus belajar dan belajar. Karena tujuan beasiswa adalah, memberikan akses untuk bisa mendapatkan pendidikan. Olehnya itu, maksimal peluang ini, untuk mencapai mimpi kalian,” paparnya.

Sementara itu, Rektor Unsultra, Prof.Dr.Ir. Andi Bahrun, M.Agrc., mengatakan terima kasih atas apa yang telah diberikan oleh Hj.Tina Nur yang telah mempercayakan beasiswa KIP Kuliah kepada mahasiswa Unsultra.

“Pastinya kita ucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Hj. Tina Nur Alam yang telah memberikan mandat kepada mahasiswa kami untuk menerima beasiswa KIP Kuliah. Tentu ini sebuah kesempatan bagi mahasiswa untuk bisa terus belajar menimbah ilmu dengan baik. Karena mereka telah dibiayai oleh negara, tentunya itu merupakan sebuah mandat dan kepercayaan yang besar,” ucapnya.

“Untuk itu saya berpesan kepada mahasiswa yang mendapatkan KIP Kuliah ini, harus betul-betul belajar dengan baik, kembangan terus skill dan kompetensi akademik mu. Agar kedepan, kepercayaan yang telah diberikan, mereka bisa buktikan dengan prestasi,” tambahnya.

Selain beasiswa KIP Kuliah Usulan Masyarakat dari ibu Tina Nur Alam, juga akan ada beasiswa KIP Kuliah lainnya yang berasal dari Dikti atau LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi. Dimana pihak Unsultra hanya tinggal menunggu hasil pengumumannya saja.

“Seluruh mahasiswa yang memiliki kartu KIP Kuliah itu sudah mendaftar ke tim pusat untuk menerima beasiswa KIP Kuliah dari Dikti, dibawah naungan LLDIKTI Wilayah IX. Sekarang tinggal hanya menunggu pengumuman, siapa-siapa yang menerima KIP Kuliah tersebut. Kita berharap seluruh mahasiswa Unsultra yang mendaftar itu bisa dapat semua,” jelasnya.

Untuk diketahui, total anggaran yang akan diterima para penerima KIP Kuliah, yaitu berdasarkan akreditasi Program Studi (Prodi). Dimana untuk akreditasi A itu akan mendapatkan Rp 12 juta persemester, akreditasi B Rp 4 Juta, dan akreditasi C Rp2,4 Juta. Beasiswa ini akan langsung ditransfer ke pihak masing-masing kampus.

Selain Unsultra, tercatat beberapa universitas yang menerima KIP Kuliah Usulan Masyarakat, yaitu Universitas Halu Oleo (UHO) sebanyak 32 orang, Unsultra 171 orang, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta 64 orang, Universitas Lakidende 10 orang dan Lain-lain mencapai 29 orang. (ilw/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *