Sanggahan Tiga Pendaftar Ditolak

La Ode Sajali,

KENDARIPOS.CO.ID– Upaya tiga orang pendaftar dapat mengikuti seleksi menjadi Aparatur Sipil Negara tahun ini, pupus. Jalur sanggah yang ditempuh tak membuahkan hasil. Panitia Seleksi Daerah (Paselda) rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) tetap menyatakan, tiga pendaftar tidak memenuhi syarat pada formasi yang dilamar.

Berbeda dengan dua pendaftar lain, sanggahannya diterima dan dinyatakan berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) setelah jadwal resmi telah diterbitkan Badan Kepegawaian Negara. Lokasi pelaksanaan seleksi pendaftar tersebut dipusatkan di gedung CAT Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur.

Kepala Bidang Mutasi, Pengadaan dan Kedudukan Hukum BKPSDM Butur, La Ode Sajali, mengungkapkan, jumlah pendaftar yang mengajukan sanggahan atas pengumuman hasil verifikasi berkas sebanyak lima orang dari 23 pendaftar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan hasil verifikasi sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi pengadaan CPNS dan PPPK, sebanyak dua orang dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan lainnya tetap gugur. “Jawaban atas sanggahan yang memenuhi syarat dan tidak terhadap hasil seleksi administrasi, dapat diakses melalui akun sscncasn masing-masing. Keputusan panitia seleksi daerah bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat,” tegas Sajali, kemarin.

Masa sanggah telah berakhir. Paselda kini sudah memersiapkan gedung CAT BKPSDM Butur menjadi lokasi pelaksanaan seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang. Jumlah komputer, jaringan internet dan listrik dipastikan memenuhi persyaratan. Terkait jadwal, sejauh ini belum terbit.

“Peserta yang telah lolos seleksi administrasi diminta cetak kartu dan fokus belajar. Terkait lokasi tes, keputusan final setelah tim Badan Kepegawaian Negara Regional Makassar melakukan supervisi akan memutuskan apakah Butur dinyatakan layak menyelenggarakan secara mandiri atau tidak. Namun, demikian Butur telah punya pengalaman melaksanakan seleksi secara mandiri rekrutmen tahun 2019. Peluang sangat besar,” tandas La Ode Sajali. (b/had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *