Maksimalkan PAD, DPRD KAD di Tiga Kabupaten

DPRD KONSEL FOR KENDARI POS
TINGKATKAN PAD : Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo (kedua dari kanan) pada agenda kajian yang dilakukan pihaknya dalam rangka mencari reverensi peningkatan pendapatan asli daerah.

KENDARIPOS.CO.ID– Kajian antar daerah (KAD) di tiga kabupaten dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Tiga wilayah yang dikunjungi itu adalah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Kabupaten Morowali di Provinsi Sulawesi Tengah, dan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Di Konut, pihak DPRD Konsel melakukan kajian terkait penerapan peraturan daerah tentang pajak retribusi bongkar muat. Dilanjutkan dengan tukar pendapat berkaitan dengan kesejahteraan anggota dewan.

Setelah KAD di Konut, sejumlah legislator yang di pimpin Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Morowali. Mereka diterima Ketua Bapemperda DPRD Morowali bersama anggota, termasuk pejabat Pemkab setempat.

Dihadapan penyelenggara Pemerintahan Kabupaten Morowali itu, Irham Kalenggo menjelaskan, Konsel berada pada urutan kedua jumlah penduduk terbanyak di Sultra, setelah Kota Kendari.
Secara geografis pun terluas di Bumi Anoa, dengan sumber daya alam melimpah.

“Hanya untuk PAD kita belum signifikan. Makanya kita gelar KAD pada beberapa wilayah. Misalnya di Morowali, kita bahas mengenai penerapan pajak retribusi pada bidang izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) dan retribusi lainnya yang dapat mendorong peningkatan PAD,” ungkapnya, Rabu (25/8). Irham mengaku, banyaknya pegawai Pemkab Konsel yang tinggal di Kendari membuat perputaran ekonomi tetap minim.

“Ini menjadi salah satu masalahnya. Makanya kami tukar pendapat dan referensi terkait retribusi atau kiat-kiat yang dapat menghasilkan pendapatan daerah,” ujar Ketua DPD II Golkar Konsel itu. Di Kabupaten Bone, tambah Irham, pihaknya melaksanakan KAD terkait strategi pelestarian budaya dalam mempertahankan eksistensi kearifan lokal pada Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone. (b/kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *