Utamakan Pencegahan, Selamatkan Uang Negara, Bantu Pemulihan Ekonomi – Kendari Pos
Buton

Utamakan Pencegahan, Selamatkan Uang Negara, Bantu Pemulihan Ekonomi

KENDARIPOS.CO.ID — Setiap tanggal 22 Juli, Kejaksaan RI memperingati Hari Bhakti Adhyaksa. Segenap insan Jaksa yang Luhur itu, menyambut hari jadi ke-61 tersebut, dengan penuh suka cita. Tidak terkecuali keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton. Momentum tersebut sekaligus untuk evaluasi kinerja masing-masing personel dan unit lembaga. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton, Eko Riendra Wiranto, SH, menyebut, pihaknya telah bekerja maksimal dan terus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi negara umumnya, dan masyarakat Buton khususnya.

Eko Riendra Wiranto, SH
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton

Diakuinya tidak ada perkara menonjol selama kurang lebih setahun terakhir. Itu bisa dimaknai jika upaya pencegahan berjalan dengan baik. “Kami sudah bekerja dengan 13 instansi Pemkab untuk pencegahan ini, termasuk juga ikut mendorong pemulihan ekonomi saat pandemi. Bagaimana supaya kegiatan itu secepat mungkin bisa berjalan agar roda ekonomi kita berputar,” ungkapnya, Rabu (21/7).

Dalam suasana pandemi, tidak memungkinkan HBA dirayakan dengan euforia. Tetapi cukup
dengan bakti sosial sebagai wujud peduli dan berbagi pada sesama.

Lebih lanjut, Eko Riendra Wiranto menyebut, sejumlah kasus yang ditangani juga turut membuka keran potensi dari sektor pemasukan negara bukan pajak (PNBP). Saat ini misalnya, pihaknya menyita kayu jati hasil praktik ilegal logging sebanyak 47 kubik. Putusannya sudah inkrah sehingga kini siap dilelang. “Hasil penyitaan itu ada di kantor kita dan sudah minta harga limit yakni Rp 333 juta. Uang itu akan masuk ke kas negara,” beber Kajari Buton.

Selain itu, tahun ini juga pihaknya berhasil melakukan penyelamatan hasil korupsi terhadap uang negara sebesar Rp 185 juta. Selanjutnya ada pula pemulihan kekayaan negara sebesar Rp 1,7 miliar. Masih kata Eko Riendra Wiranto, dalam penanganan perkara tidak semua harus berujung pidana. Ada istilah restorative justice yang bisa dikedepankan demi memenuhi rasa keadilan korban. Dijelaskannya, restoratif justice merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat.

“Kita sangat selektif untuk kasus yang diselesaikan seperti ini, kita tidak mau disebut main mata atau apa, sehingga kita hadirkan semua elemennya, ada korban, pelaku dan para tokoh, nah di Buton pernah kita lakukan dan berhasil,” urainya. (b/lyn/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy