Jejak Cinta Sang Bunda untuk Anak Negeri – Kendari Pos
Nasional

Jejak Cinta Sang Bunda untuk Anak Negeri

KENDARIPOS.CO.ID — Jumat, 22 November 2019, Agista Ariany Bombay resmi mengemban amanah sebagai Bunda PAUD Sultra. Wanita murah senyum ini dilantik oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi. Sekira 20 bulan, Agista menjalankan tugas sebagai Bunda PAUD Sultra. Sebelum akhirnya pergi untuk selamanya, meninggalkan keluarga tercinta. Agista Ariany menghembuskan nafas terakhir, pada Rabu, 14 Juli 2021.

Agista Ariany Bombay (kiri), bersama seorang anak autis dalam peringatan Hari Autis Sedunia bertema Peduli Autis.

Meski Agista kini telah tiada, namun jejak cinta sang bunda akan terus hidup selamanya. Terutama untuk anak-anak negeri yang selama ini mendapat perhatian darinya. Sebagai Bunda PAUD, Agista begitu peduli terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini di Sultra. “Mereka (anak PAUD) adalah aset bangsa. Cikal bakal pemimpin masa depan. Untuk itu, sangat penting membekali mereka dengan nilai-nilai moral, ilmu dan kebajikan,” ungkap Agista usai dilantik sebagai Bunda PAUD kala itu .

Bunda PAuD Sultra Agista Ariany Bombay (tengah, baju merah) bersama Bunda PAuD Kabupaten/kota se-Sultra dan jajaran.

Agista mengaku cukup bahagia dan tertantang diberi amanah sebagai Bunda PAUD. Menurutnya, ini wadah penting untuk menciptakan generasi muda unggul dan terampil. “Selama menjadi Bunda PAUD, saya minta semua elemen sinergi menciptakan PAUD berprestasi. Endingnya kita harapkan lahir anak-anak muda yang cerdas dan berprestasi,” harapnya.

Agista Ariany Bombay (belakang, baju hitam, masker cokelat), Kadis Dikbud Sultra Asrun lio (belakang, kemeja putih, masker putih) bersama
jajaran dan anak-anak berkebutuhan khusus saat meninjau Sekolah luar Biasa (SlB) Kusuma Bangsa.

Tak hanya sekadar memberi imbauan, Agista juga intens turun lapangan. Dia beberapa kali mengunjungi kabupaten/kota, salah satunya untuk mengkoordinasikan terkait perkembangan PAUD di setiap daerah. Agista mengakui, kemajuan PAUD bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi juga butuh kesadaran, partisipasi, dan peranan masyarakat dalam mendukung gerakan PAUD berkualitas. “Itu cita-cita kita bersama. Melihat semua PAUD di Sultra berkualitas dan anak-anak bisa menimba ilmu dengan baik,” imbuhnya dalam suatu kesempatan. (*)

Program Satu Desa Satu PAUD

Salah satu cita-cita besar Agista Ariany sebelum meninggal adalah mewujudkan program Satu Desa, Satu PAUD. Menurutnya, langkah ini sangat efektif dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang lebih baik di seluruh wilayah. “Usia dini adalah usia emas. Makanya, proses tumbuh kembang anak sangat penting dalam fase ini. Adanya program Satu Desa, Satu PAUD bisa menjadi sarana untuk memenuhi harapan tersebut. Kita akan terus dorong dan berjuang untuk mewujudkannya,” kata Agista dalam kesempatan yang lain. Dalam setiap kunjungan ke daerah, Agista selalu mengingatkan Bunda PAUD Kabupaten/Kota terkait komitmen membangun, membina dan memajukan layanan PAUD berkualitas untuk mewujudkan generasi emas Indonesia. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy