DPRD Kendari Perjuangkan Lokasi Potensi Banjir – Kendari Pos
Politik

DPRD Kendari Perjuangkan Lokasi Potensi Banjir

Foto: Muhammad Akbar Ali/Kendari Pos
Ketgam: Ketua Komisi III, La Ode Muhammad Rajab Jinik (Kanan baju putih) bersama beberapa anggota dewan melakukan peninjuan jalan dan drainase rusak di Lorong Jambu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari

KENDARIPOS.CO.ID– Kota Kendari intens diguyur hujan sejak Juli lalu. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan banjir. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari meninjau lokasi yang dianggap rawan banjir. Titik lokasi yang ditinjau yakni Kecamatan Poasia Kelurahan Anggoeya lorong Jambu, Kelurahan Kambu lorong Garuda, dan Kecamatan Kambu Kelurahan Lalolara kawasan BTN Revalina. Tiga lokasi tersebut masyarakat mengeluhkan adanya banjir, drainase dan jalan rusak. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik mengatakan ada dua kasus yang menjadi keluhan masyarakat yang bermukim di lorong Jambu. Yakni masalah banjir dan pelebaran jalan serta pembaharuan. 

“Akan diupayakan segera. Kami berkoordinasi dengan Dinas PU Kendari agar menurunkan alat berat menggali tanah untuk dijadikan drainase. Namun terlebih dahulu harus ada kesepakatan bersama dengan masyarakat. Khawatirnya ketika masuk alat berat, ternyata ada warga yang protes atau menolak lahannya digunakan,” kata La Ode Muhammad Rajab Jinik kepada Kendari Pos, Kamis (15/7). 

Anggota Fraksi Partai Golkar ini mengungkapkan, sejak dulu Lorong Jambu ada bilangan jalan yang selama ini tidak tersentuh aspal. Ini kerap dikeluhkan masyarakat setempat.

“Untuk sementara menyesuaikan dengan keuangan daerah. Tahun 2021 ini tidak bisa dilakukan pengaspalan karena refocusing anggaran. Insya Allah APBD perubahan bulan 8 dan 10 bisa dilakukan pengerasan. Dan 2022 kita tingkatkan menjadi aspal,” jelasnya.

Mengenai polemik di Lorong Garuda, lanjut Rajab Jinik, yang menjadi masalah yaitu ruang pembuangan air dari atas ke bawah tidak ada. Dan drainase harus diperbaharui. Seiring padatnya penduduk membuat drainase kecil dan deker tidak ada.

“Kelurahan Kambu ini Dapil saya. Sudah komitmen bersama teman-teman di Dapil Kambu-Baruga sepakat kita membawa aspirasi ini dalam perubahan nanti. Terutama drainase dan deker yang menjadi keluhan masyarakat setempat,” imbuhnya. 

Untuk di BTN Revalina, kata Rajab, keluhan masyarakat adalah jalan yang sudah rusak parah dan menjadi kubangan air ketika hujan.  Sehingga medannya sulit untuk dilewati. 
“Kita akan melakukan pemeliharaan aspal karena memang kubangan air besar, jalannya rusak, aspalnya sudah tidak kelihatan,” tandasnya. (ali). 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy