Residivis Pencurian dengan Kekerasan Ditangkap – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Residivis Pencurian dengan Kekerasan Ditangkap

KENDARIPOS.CO.ID — Satreskrim Polres Kendari menangkap seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Pelaku merupakan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial ZA (25). Sebelumnya, ZA pernah diproses hukum oleh kepolisian Makassar dalam kasus serupa. Kali ini, ZA kembali ditangkap lantaran merampas tas milik wanita bernama Rahel Bungalangan (38).

Kasatreskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna (kiri) didampingi Kabag ops Polres Kendari, AKP Bahtiar (kanan) saat mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan berinisial AZ (tengah).

Kasatreskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna melalui Paur Subbag Humas Polres Kendari, Bripka Afrimal membenarkan kejadian tersebut. Lokasi penjambretan terjadi di Jalan Mekar Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia. Saat itu, korban berjalan kaki, pulang dari belanja di sebuah kios. Ketika berjalan, korban memegang kantong plastik yang di dalamnya berisikan tas. Di dalam tas tersebut berisi sebuah kalung emas 5 gram, satu unit handphone dan uang tunai Rp. 100 Ribu.

“Nah, saat itu pelaku melintas dari belakang korban, mengendarai sepeda motor. Kemudian melihat korban bersama dengan anaknya yang masih kecil sedang berjalan kaki. Setelah pelaku melewati korban, pelaku kemudian berhenti dan berbalik mendekati korban, langsung merampas tas milik korban kemudian melarikan diri menggunakan motornya,” kata Bripka Afrimal dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (11/6).

Usai kejadian tambahnya, korban langsung melapor ke Kantor Polisi. Aparat kepolisian Polres Kendari langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Tak butuh waktu lama bagi personel Polres Kendari mengamankan pelaku. “Polisi berhasil mengamankan pelaku pada hari yang sama. Penangkapan dilakukan di kediaman pelaku, BTN Revalina Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Kini, pelaku bersama dengan barang bukti, sebuah handphone dan motor, telah diamankan di Polres Kendari untuk diproses secara hukum. Berdasarkan keterangan pelaku, ia hanya kebetulan lewat lalu merampas tas korban tersebut. Alasannya, korban nekat menjambret karena tak punya uang untuk bayar cicilan handphonenya.

“Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan Kekerasan, ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara,” tutupnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy