Rasyid Syawal Menatap Periode Kedua – Kendari Pos
Politik

Rasyid Syawal Menatap Periode Kedua


–Komitmen Menjadikan PPP Parpol Nomor Wahid di Sultra
–Hari Ini Muswil PPP Sultra


KENDARIPOS.CO.ID — Hari ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX. Forum tertinggi dalam PPP di level provinsi itu akan memilih pemimpin periode 2021-2026. Sang petahana, Abdul Rasyid Syawal mendeklarasikan diri siap kembali menakhodai partai berlambang Ka’bah itu.

Abdul Rasyid Syawal

Kepada Kendari Pos Abdul Rasyid Syawal mengatakan, dalam konstelasi politik pasti banyak pasang surut dinamika. Hal itu bagian siklus dalam berpolitik. Ia mengaku semenjak memimpin PPP di Sultra telah bekerja maksimal membesarkan partai. Khususnya dalam menata struktur kuat yang diikuti konsolidasi di semua tingkatan. “Kerja politik adalah kerja yang mesti penuh semangat optimistis. Apapun tantangan yang mengadang. Dan saya siap memimpin PPP jika kembali diberi kepercayaan,” ujarnya, Kamis (17/6) kemarin.

Politisi yang karib disapa Rasyid Syawal itu menegaskan komitmennya memajukan PPP menjadi partai politik nomor wahid di jazirah Sultra, jika kembali dipercaya menjadi Ketua DPW PPP Sultra.
Komposisi kursi PPP di 17 Kabupaten dan Kota, lanjut Rasyid Syawal, berjumlah 26.

Sementara di parlemen provinsi sebanyak 2 kursi. Di beberapa daerah, PPP tak punya kursi di DPRD, yakni Konawe Utara, Wakatobi, Buton Utara dan Konawe. “Empat daerah tersebut menjadi pekerjaan rumah ke depan. Jika kembali terpilih, saya berkomitmen akan bekerja keras agar daerah yang non seat, bisa punya kursi di DPRD,” ungkapnya.

Anggota DPRD Sultra itu punya misi besar membesarkan PPP kedepan. Terutama menghadapi pemilu 2024. Ia menargetkan setiap dapil PPP bisa meraih 1 kursi. Dengan konsolidasi, akselerasi dan kekompakan seluruh kader, ia optimistis target besar tersebut bisa terwujud.

“Tidak ada yang mustahil dalam politik. Kuncinya terletak pada ramuan strategi canggih, bagaimana merayu dan meraih simpati serta dukungan masyarakat. In Sya Allah kami memiliki hal tersebut,” urainya.

Rasyid Syawal menambahkan, Muswil PPP IX ini harus dijadikan sebagai momentum menstimulasi energi kekuatan kebersamaan sesama kader. “Tak ada kemenangan tanpa kekuatan, dan tak ada kekuatan tanpa persatuan dan kesatuan. Itulah prinsip yang dijiwai kader PPP dalam bekerja di lapangan. Kami yakin dan percaya PPP di pemilu 2024 bisa masuk 3 besar pemilik kursi terbanyak,” tandas Abdul Rasyid Syawal.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Muswil PPP Sultra, Fadli mengatakan, persiapan Muswil sudah 100 persen. Kepastian peserta yang akan hadir telah dikoordinasikan. “Sebelumnya Muswil dijadwalkan tanggal 11-12 Juli. Namun karena bertepatan dengan agenda DPP, maka diundur tanggal 18-19 Juni 2021. In Sya Allah Gubernur Sultra Ali Mazi akan hadir sekaligus membuka Muswil,” urai Fadli.

Pelaksanaan Muswil menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Peserta yang hadir wajib memakai masker, menjaga jarak dan “diharamkan” berkerumun. “Para peserta juga akan di swab antigen. Dan peserta yang berasal dari luar kota diinstruksikan mengikuti vaksin di daerahnya sebelum ke Kendari,” jelasnya.

Fadli menambahkan, peserta yang bakal hadir di Muswil IX berjumlah 50 orang. Rinciannya, 34 perwakilan dari DPC, 2 dari DPP, dan lainnya dari pengurus DPW. Sistem penentuan kepengurusan DPW PPP Sultra periode 2021-2026 dipilih dari sistem ahlul halli wal aqdi atau sistem formatur.
“Forum Muswil akan memilih tujuh tim formatur, selanjutnya akan menentukan pengurus DPW PPP Sultra. Tujuh formatur itu terdiri dari satu orang perwakilan DPP, satu DPW, dan lima formatur dari DPC,” pungkas Fadli. (ali/b)

Tak Ada Kemenangan Tanpa Kekuatan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy