Pemkot Kendari Godok Aturan PPKM Skala Mikro – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemkot Kendari Godok Aturan PPKM Skala Mikro

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari tengah menggodok aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Itu dilakukan sebagai implementasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 14 Tahun 2020 tentang perpanjangan PPKM berskala mikro dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan PPKM skala mikro adalah sebuah kebijakan yang tepat ketimbang melakukan Lockdown ditengah meningkatnya kasus aktif Covid-19 ditanah air termasuk Kota Kendari. “Sementara kita godok aturannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera kita berlakukan,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

H. Sulkarnain Kadir WALI KOTA KENDARI

Meski belum ditetapkan sebagai kebijakan baru didaerah, Sulkarnain menyebutkan beberapa garis besar dari PPKM Skala Mikro di Kendari. Pertama, pihaknya bakal masif melakukan tracing terhadap masyarakat yang terindikasi Covid-19 atau memiliki keluarga yang terkonformasi Covid-19.

“Tracing kita semakin masifkan. Kalau dulu standarnya 1 pasien kita tracing 100 orang disekitarnya, sekarang 1 pasien maka kita tracing 300 orang. Itu untuk memastikan bahwa tidak terjadi transmisi lokal yang tidak terkendali,” kata Sulkarnain Kadir.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku telah menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari untuk memasifkan tracing di wilayah yang terindikasi rawan terjadi penularan wabah yang menyerang sistem pernapasan itu. Selain memasifkan tracing, kebijakan pemkot lainnya yakni melakukan pengawasan dan pengendalian pada lingkungan kawasan pemukiman yang terdeteksi ada pasien positif Covid-19.

“Ini fenomena nasional. Saya kira kita sudah belajar setahun lebih bahwa situasi ini jangan dihadapi dengan kepanikan. Karena semakin panik semakin kita tidak bisa kendalikan eskalasinya. Oleh karena itu, percayakan kepada kami (pemerintah) melakukan langkah-langkah straregis seperti tracing dan PPKM Mikro yang saat ini masih digodok,” kata Sulkarnain Kadir.

Sekedar informasi, hingga kemarin (22/06) pukul 15.00 Wita, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kendari tercatat sebanyak 4.803 kasus. Rinciannya, 118 pasien dalam perawatan, 4.625 sembuh, dan 60 pasien meninggal dunia (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy