Pemkab Wakatobi Butuh 100 Tenaga Penyuluh PNS


KENDARIPOS.CO.ID — Sampai kini, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi kekurangan tenaga penyuluh. Meskipun saat ini ada 96 tenaga, namun masih berstatus honorer pengangkatan Kementerian maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Padahal, lembaga tersebut setidaknya membutuhkan 100 tenaga penyuluh berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk ditugaskan pada seluruh desa dan kelurahan di Wakatobi.

Tamrin

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi, Tamrin, mengatakan sejauh ini sebenarnya sudah ada 99 tenaga penyuluh yang bertugas. Namun hanya tiga diantaranya berstatus PNS. Sementara, untuk 100 desa dan kelurahan di Wakatobi, setidaknya masing-masing satu orang penyuluh pertanian. “Jadi ada sebanyak 12 penyuluh pertanian SK Kementerian dan 64 SK Pemkab Wakatobi yang jadi penyuluh. Serta sebanyak 20 orang merupakan honorer di kantor untuk membantu tugas penyuluh. Hanya tiga orang penyuluh PNS,” rincinya, Kamis (10/6).

Kendati saat ini didominasi tenaga honorer, Tamrin optimis jika kedepan akan banyak penyuluh pertanian yang berstatus PNS. Apalagi ia juga sudah memperjuangkan dengan mengusulkan ke pemerintah setempat agar mendapatkan kuota calon PNS penyuluh.
“Tapi tahun ini belum ada. Kita akan usulkan lagi tahun 2022. Karena kita tidak mungkin selamanya mengandalkan tenaga honorer,” harap Tamrin.

Bahkan untuk menunjang pekerjaan penyuluh di lapangan, seluruh tenaga honorer di kantornya ditugaskan untuk membantu para penyuluh di lapangan. “Ada sebanyak 20 orang sesuai SK Kepala Dinas Pertanian merupakan tenaga honorer. Jadi tugas mereka juga membantu merekap laporan petugas di lapangan yang sudah dibuat,” pungkasnya. (c/thy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *