Pemkab Fasilitasi Ganti Rugi Lahan Kawasan Industri – Kendari Pos
Konawe Utara

Pemkab Fasilitasi Ganti Rugi Lahan Kawasan Industri

TANGGUNG PAJAK : Bupati Konut, Ruksamin (kiri) saat membuka sosialisasi ganti rugi lahan rencana pembangunan kawasan industri di Motui.

KENDARIPOS.CO.ID — Rencana pembangunan kawasan industri di Kecamatan Motui, kini telah masuk tahap sosialisasi penetapan ganti rugi lahan warga yang terdampak. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) turun langsung memfasilitasi pihak perusahaan dan warga dalam penetapan harga ganti rugi.

“Kami sudah berupaya siapkan. Sekarang kita sudah sementara bangun PLTU. Saya minta pada perusahaan jika betul-betul akan membangun di Konut, dalam kurun waktu dua bulan saya tantang perusahaan untuk mulai beroperasi,” tegas Ruksamin membuka sosialisasi ganti rugi lahan di Balai Desa Motui Kecamatan Motui, kemarin.

Konut-1 itu menjelaskan dukungan pada investor merupakan salah satu visi setelah menjabat bupati diperiode keduanya. Yakni menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat menuju Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing. “Hal ini juga berkorelasi, sesuai arahan Presiden. Pertumbuhan ekonomi tetap diprioritaskan meski masih dalam suasana pandemi Covid-19,” ujar mantan Wakil Bupati Konut itu.

Sebelum memutuskan mengenai ganti rugi lahan, Ruksamin meminta pada perusahaan pembayaran pajak penghasilan (PPh) 2,5 persen agar ditangung oleh perusahaan, bukan dibebankan pada warga pemilik lahan. “Saya meminta mewakili keluarga, tolong jangan ambil lagi pajak dari mayarakat tapi pihak perusahaan yang tanggulangi,” sambung Ruksamin.

Pemkab berharap dalam pembayaran ganti rugi lahan pada masyarakat dilakukan secara terbuka dan langsung pada rekening masing-masing pemilik lahan. Usulan tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat terhadap pemerintah. “Pak camat tolong bentuk tim yang akan menentukan luas dan klasifikasi lahan. Timnya terdiri dari pihak perusahaan, BPN, Pemkab dan pemilik lahan. Selanjutnya datanya akan disetor di perusahaan dan bayar langsung pada masyarakat tanpa perantara,” tegas Ruksamin.

Hasil kesepakatan harga ganti rugi antara pemilik lahan dan pihak perusahaan yang tertuang dalam berita acara yaitu, untuk lahan kosong dihargai Rp 12.500 tiap meter. Lahan berisi tanaman di bawah 50 persen senilai Rp 15.000/meter dan lahan berisi tanaman 50 persen ke atas Rp 18.000/meter.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Ketua DPRD Konut Ikbar, jajaran Forkopimda, Kepala BPN Konut, Kepala OPD, Camat Motui, pimpinan perusahaan dan tokoh masyarakat Kecamatan Motui yang dihadiri kepala desa di wilayah tersebut, termasuk masyarakat pemilik lahan. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy