Modernisasi Pemerintah Kota Kendari, Oleh : Prof. Eka Suaib – Kendari Pos
Kolom

Modernisasi Pemerintah Kota Kendari, Oleh : Prof. Eka Suaib


Oleh : Prof.Eka Suaib
Guru Besar Fisip UHO & Ketua Cab.AIPI Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Betapa saat ini sudah terjadi modernisasi dalam pemerintahan daerah. Itu semua karena adanya internet yang membawa perubahan besar dalam pemerintahan. Catatan singkat ini berdasarkan pada observasi singkat dan wawancara singkat yang saya lakukan. Mungkin bisa saja catatan ini, masih jauh dari standar akademik. Tidak apa-apa, karena ini adalah studi pendahuluan.

Prof. Dr. Eka Suaib

Saat membuka aplikasi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, terlihat beberapa aplikasi yang coba diterapkan oleh Pemkot. Ada SPPD elektronik, Layanan Integrasi Kendari (Laika),Sistem Informasi Persuratan (Simper), LHKPN, Jaga Kendari (Jari), PPID Kota Kendari, SI-TPPNS, Portal e-Government.

Di menu utama juga terpampang layanan bantuan darurat. Terpampang lembaga/institusi pelayanan seperti SAR Kendari, Pemadam Kebakaran, Polres Kendari, RSUD Kota Kendari, dan PLN Kendari. Saat membuka masing-masing link yang disebut di atas, tercantum nomor kontak, alamat kantor bersangkutan.

Transparansi Pemerintah Kota Kendari terlihat pada portal pengumuman yang terpampang di menu utama. Saat saya membukanya, tercantum Kota Kendari dalam angka 2021, ringkasan APBD 2021, ringkasan APBD tahun 2020, ringkasan APBD tahun 2019.

Pada bagian sub domain menu utama menampilkan link Disdukcapil Kendari, BPKAD Kendari, Bagian Hukum, Dinas Kesehatan, Dikmudora, RSUD Kota Kendari, Disperindag, DPM PTSP, DISPPPA. Berita dari Humas Pemkot berisi aktivitas dan kegiatan pemerintah juga tersaji.

Observasi singkat di atas, juga penulis lengkapi dengan wawancara singkat dari beberapa key informan. Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Kendari mengembangkan sistem yang memungkinkan proses lebih transparan. Penerimaan CPNS dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Melalui sistem ini maka proses rekrutmen dapat dipertanggungjawabkan, hasil sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan.

Masih di BKPSDM, dalam rangka mengukur kinerja PNS lingkup Pemkot Kendari, mengembangkan Aplikasi Tambahan Penghasilan-PNS (Si TP-PNS). Melalui aplikasi ini maka setiap ASN Kota Kendari akan memiliki akun dengan kode user dan password masing-masing. Setiap hari, para ASN diharapkan untuk menginput kinerjanya melalui aplikasi tersebut.

Pada tahapan rekapan kinerja, peran atasan langsung yakni dengan melakukan verifikasi. Yakni apakah pekerjaan tersebut benar-benar dilaksanakan atau tidak. Akumulasi pekerjaan yang dilakukan selama sebulan selanjutnya dikonversi ke dalam rupiah. Lalu dikombinasikan dengan kedisiplinan sehingga setiap bulan terlihat tambahan penghasilan ASN yang tertera.

Di Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari, aplikasi digital berupa sistem terpadu untuk mengolah data objek dan subjek pajak berbasis teknologi informasi. Namanya adalah Sistem Informasi Perpajakan PBB, SIP-IP PBB, SIP BHTP, SIP PAD. Ketiganya sudah terkoneksi dengan Bank Sultra sebagai Bank Persepsi, sehingga jika masyarakat/wajib pajak membayar ke bank dengan membawa SPPT maka server Bapenda akan langsung mencetak lunas atas pembayaran tersebut. Demikian pula jika wajib pajak melakukan pembayaran BHTP di Bank dengan menunjukkan nota perhitungan yang dikeluarkan Bapenda maka servernya akan mencatat transaksi tersebut sebagai realisasi BPHTP.

Ada juga aplikasi e-SPPD ini dibuat untuk memudahkan dan memperpendek jalur birokrasi. e-SPPD merupakan aplikasi perjalanan dinas secara online yang dapat diakses melalui android. Aplikasi ini mencakup izin prinsip sampai laporan pertanggung jawaban, sehingga pejabat bisa mengontrol kinerja bawahannya yang melakukan perjalanan dinas dengan sistem digital. Peluncuran aplikasi e-SPPD bersamaan dengan aplikasi layanan rumah sakit PMCC.

Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) sudah lama mengembangkan pelayanan satu pintu. Dalam portal yang dikembangkan memberikan informasi tentang pelayanan yang diberikan pada masa pandemic. Sistem kerjanya juga dipajang yakni melalui bekerja dari kantor dan bekerja dari rumah dengan durasi waktu.

Demikianlah, tentu saja masih ada inovasi lain yang luput dari catatan ini. World in our hand (dunia dalam genggaman kita). Kalimat tersebut sering kali kita dengar di era digitalisasi saat ini. Kalimat tersebut mengartikan bahwa perkembangan teknologi informasi semakin modern dan dinamis, apapun yang orang butuhkan bisa didapatkan hanya dengan menggunakan sebuah gadget.

Tentu saja, catatan ini tidak bermaksud mengagung-agungkan informasi teknologi (IT) secara berlebihan dan melihatnya sebagai faktor tunggal dalam modernisasi pemerintahan. Menjadi catatan penting bahwa penggunaan IT menjadi penting untuk mandiri, sampai ke hal yang lebih detail.

Dengan demikian menghindari ketergantungan pada vendor luar. Ketika kontrak habis, transfer pengetahuan cenderung tidak terjadi, sekaligus, sulit untuk dilakukan. Padahal, tranformasi pengetahuan akan berlangsung terus menerus.

Modernisasi pemerintahan ini dirintis dan digerakan oleh aktor yang punya komitmen dan kepedulian tinggi. Tantangan masih berat. Yakni desain penggunaan IT sampai ke level yang paling rendah, seperti RT/RW. Pembenahan sarana dan infrastruktur menjadi sangat urgen sehingga tersedia internet gratis di setiap lokasi. Jika itu terjadi, akan memudahkan untuk pembelajaran anak sekolah, bisnis, maupun urusan-urusan yang berhubungan dengan pemerintah Kota Kendari. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy