Lapas Kendari Over Kapasitas, Terbanyak Kasus Narkoba – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Lapas Kendari Over Kapasitas, Terbanyak Kasus Narkoba


KENDARIPOS.CO.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari mengalami over kapasitas. Jumlah warga binaan yang “mondok” di sana melebihi dari komposisi ideal. Kepala Lapas Klas IIA Kendari, Abdul Samad Dama mengatakan jumlah warga binaan sampai Jumat 18 Juni 2021 tercatat sekira 539 tahanan. Padahal sebenarnya kapasitas yang ada, hanya untuk menampung 378 warga binaan.

Kepala Lapas Klas IIA Kendari, Abdul Samad Dama

Kendati demikian, jumlah warga binaan yang melebihi kapasitas ruang Lapas Kelas IIA Kendari masih bisa dikendalikan. Salah satu cara pengendaliannya, Abdul Samad Dama rutin berdialog dengan para warga binaan untuk mendengar keluhan dan keinginan mereka. Pengawasan hingga ke blok-blok juga intens dilakukan dalam upaya mendengarkan aspirasi dan memberikan pembinaan.

“Selama ini tidak ada gesekan, kami selalu melakukan pendekatan, dan pendampingan. Jadi setiap ada permasalahan dengan cepat kami bisa antisipasi dan selesaikan dengan baik,” ujarnya Abdul Samad Dama kepada Kendari Pos, Jumat (18/6) kemarin.

Abdul Samad menjelaskan warga binaan paling banyak “mondok” di Lapas Klas IIA Kendari didominasi perkara narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). “Sisanya kejahatan umum seperti pencurian, begal, dan penipuan. Lalu tindak pidana korupsi. Sampai sekarang narapidana kasus narkoba masih terbanyak, jumlahnya mencapai 299 orang. Kemudian diikuti napi tindak pidana umum 200 orang dan tindak pidana korupsi 40 orang,” rincinya.

Selain menjadi “pendengar terbaik” keluh kesah napi, pihak Lapas Kendari juga selalu melibatkan warga binaan dalam berbagai kegiatan positif. Lapas menggandeng lembaga lain yang berkaitan pengingkatan keterampulan warga binaan. Sehingga saat keluar nanti, warga binaan punya bekal yang bisa dikembangkan. “Terpenting pembekalan rohani dan jasmani selalu kita berikan, melibatkan pihak lain yang berkompeten dibidangnya. Supaya napi ini diisi dengan berbagai hal yang baik,” tutur Abdul Samad.

Khusus untuk terpidana kasus narkoba, lanjut Abdul Samad, selama dua tahun terakhir pihaknya melakukan program rehabilitasi sosial. Lapas Kendari menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra. Program tersebut untuk menanamkan harapan dan motivasi kepada para pecandu dan penyalahguna sehingga dapat melepaskan diri dari jeratan Narkoba. Pecandu dan penyalahguna narkotika, diberikan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus.

“Harapannya jika kembali bersosialisasi dengan masyarakat, sudah memiliki keahlian yang bermanfaat dan tidak mengonsumsi Narkoba lagi. Setelah bebas dari proses hukuman, merkea diharapkan menjadi pelopor masyarakat anti narkoba,” tutup Abdul Samad. (ndi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy