Dua Kelurahan di Kendari Keciprat Dana Hibah Rp 1 Miliar – Kendari Pos
Metro Kendari

Dua Kelurahan di Kendari Keciprat Dana Hibah Rp 1 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) skala lingkungan kembali digulirkan tahun ini. Di Kendari, dua keluarahan yakni Bonggoeya dan Lalolara beruntung mendapatkan bantuan tersebut. Masing-masing kelurahan mendapatkan bantuan (dana hibah) sebesar Rp 1 miliar. Bantuan tersebut untuk mengurangi luasan kawasan kumuh didua kelurahan itu.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar menyambut baik program Kotaku tahun ini. Pasalnya, dua kelurahan di Kendari yakni Bonggoeya dan Lalora mendapatkan bantuan penanganan kawasan kumuh. Kedua wilayah itu memang membutuhkan bantuan karena kerap ditimpa musibah banjir ketika memasuki musim penghujan.

“Kelurahan Bonggeya dan Lalolara dialiri sungai Wanggu yang kita musim hujan masyarakat sekitar selalu dilanda rasa cemas jika terjadi banjir. Utamanya di RT 012 / RW 004 Bonggoeya yang berbatasan langsung dengan sungai Wanggu. Tidak ada drainasenya. Jadi melalui program ini nanti akan dibuatkan (dibangunkan drainse),” kata Nahwa Umar saat melaunching program Kotaku skala lingkungan di Kelurahan Bonggoeya.

Nahwa berharap, program kotaku tahun ini bisa berlanjut tahun depan dan bisa menyasar lebih banyak kelurahan lainnya di Kendari. “Mudah-mudahan tahun depan kelurahan lainnya bisa jadi prioritas dan mendapatkan bantuan tersebut. Ini sangat penting untuk mengurangi luasan kumuh di Kota Kendari,” kata Nahwa Umar.

Sekot Kendari, Nahwa Umar meletakkan batu pertama pembangunan saluran air (drainase) di RT 012/RW 004 Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, kemarin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Hebert mengungkapkan, program kotaku tahun ini hanya digulirkan di 10 kelurahan di Sultra. Rinciannya, delapan Kelurahan di Kabuten Kolaka dan dua kelurahan di Kota Kendari. Setiap kelurahan mendapatkan alokasi dana bantuan sebesar Rp 1 miliar untuk mengatasi masalah lingkungan yang ada disekitarnya.

Koordinator Program Kotaku Kota Kendari, La Ngkarisu menjelaskan, penetapan Bonggoya dan Lalolara sebagai penerima program Kotaku diputuskan oleh Kementerian PUPR. Alasannya, dua kelurahan itu merupakan wilayah prioritas yang harus segera mendapatkan penanganan.

“Sebelum program ini digulirkan kami terlah melakukan survey pada seluruh kelurahan. Setelah itu kami lakukan verifikasi, mulai dari tingkat Kota dalam hal ini Kortkot Kotaku, kemudian ditingkat provisi dan terakhir ditentukan oleh pusat (Kemen PUPR). Hasilnya dua kelurahan ini menjadi prioritas mendapatkan bantuan,” kata La Ngkarisu.

Pelaksanaan program kotaku khusus di Kelurahan Bonggoeya bisa mengurangi luas kawasan kumuh sekira 2,59 hektar dari 10,88 hektar kawasan kumuh diwilayah tersebut. “Program ini sangat positif. Selain karena bisa mengurangi luas kawasan kumuh di Kota Kendari juga memberi manfaat bagi mssyarakat sekitar. Pasalnya tenaga kerja yang dilibatkan dalam program ini adalah masyarakat sekitar. Sehingga punya manfaat ganda, kawasan kumuh teratasi, masyarakat juga dapat penghasilan,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy