Diduga Pungli, Seorang Kades di Konut Diamankan Polisi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Diduga Pungli, Seorang Kades di Konut Diamankan Polisi

KENDARIPOS.CO.ID — Pria berinsial MA harus berurusan dengan aparat hukum. Kepala Desa (Kades) Morombo Pantai Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konawe Utara (Konut) ini diduga melakukan tindak pidana dengan melakukan pungutan liar (Pungli) aktifitas tambang di wilayahnya. Atas perbuatannya, MA diamankan personel Polres Konut yang tergabung dalam tim Pemberantasan Premanisme dan Saber Pungli.

Kasatreskrim Polres Konawe Utara, Iptu Rachmat Zam Zam mengatakan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Atas dasar itu, pihaknya langsung memimpin pasukan. “Saat tim tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan adanya portal yang menutup jalan umum menuju wilayah pertambangan. Di lokasi itu, kami bertemu seorang yang mengaku ketua portal inisial AP,” ungkap perwira polisi berpangkat dua balak di pundak ini.

Dari keterangan AP, portal ini telah dibuat sejak Februari atas perintah Kades Morombo Pantai. Setiap kendaraan maupun alat berat milik perusahaan pertambangan yang hendak melintas, harus membayar. “Nominal yang dibayar berbeda-beda sesuai jenis kendaraannya,” ujarnya.

Untuk mobil pemuat kayu jelasnya, sebesar Rp 200 ribu, mobil pemuat alat berat Rp 150 ribu, trapling alat berat Rp 100 ribu dan mobil tangki BBM Rp 100 ribu. Sementara kendaraan roda 4 LV Rp 100 ribu, dump truck Rp 50 ribu, mobil bus Rp 50 ribu dan kendaraan roda empat biasa Rp 5 Ribu.

“Hasil pungutan tersebut disimpan LS yang disebut sebagai bendahara, totalnya Rp 4,205 juta. Rinciannya, Mei sebesar Rp 1,1 juta, Juni Rp 3,105 juta. Untuk hasil pungutan bulan Februari s.d April 2021 telah digunakan,” jelasnya.

Selain pungutan menggunakan portal, ditemukan juga pungutan lain yang dilakukan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) inisial AS. Dari hasil pemeriksaan, lagi-lagi atas perintah Kades Morombo Pantai. Sekdes diberi tugas meminta uang, setiap kegiatan pengapalan yang dilakukan oleh perusahaan yang berada di Desa Morombo Pantai.

“Dari pungutan ini, Sekdes berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.73 juta. Dengan rincian, PT MBA sebesar Rp 13 juta. PT Bososi Rp 60 juta Sebagian uang tersebut atau sebesar Rp 30,85 juta menurut keterangan Sekdes telah disalurkan kepada masyarakat,” katanya.

Atas dugaan tindak pidana tersebut, tim Reskrim Polres Konut tak hanya menagamankan MA (Kades), namun juga AS (Ketua Portal), LS (bendahara) dan AR (mantan bendahara) serta barang bukti uang sebesar Rp. 46.355.000. “Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan ahli pidana sehubungan perbuatan tersebut. Apakah Peraturan Desa tersebut sah secara hukum atau tidak,” pungkasnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy