Angka Partisipasi Vaksinasi Masih Rendah – Kendari Pos
Buton

Angka Partisipasi Vaksinasi Masih Rendah

Wakil Bupati Buton, Iis Elianti

KENDARIPOS.CO.ID– Cakupan sasaran vaksinasi Covid-19 terus diperluas. Setelah tenaga medis, jajaran pejabat, TNI Polri, kini PNS hingga Aparatur Desa juga ikut dalam program kesehatan nasional itu. Hanya saja, secara keseluruhan angka partisipasi vaksinasi di Buton tergolong masih rendah. Utamanya pada jajaran ASN dan aparatur desa.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Buton pasca menggelar vaksinasi massal pekan lalu, angka pastisipasi tenaga pelayan publik belum maksimal. Untuk tenaga pendidik atau guru baru mencapai angka 17,1 persen. Tenaga kesehatan baik Dinkes maupun Puskesmas sudah menyentuh angka 74,8 persen. Pegawai kecamatan dan desa kelurahan juga masih sangat rendah yakni masing-masing 45,9 persen dan 35,4 persen.

Sementara untuk Polri sudah 97 persen, dan TNI pada angka sempurna, 100 persen. Wakil Bupati Buton, Iis Elianti, membenarkan hal itu. Kata dia, setelah melakukan rapat evaluasi dengan seluruh stakeholder beberapa waktu lalu, Ia sudah menegaskan agar semuanya lebih proaktif lagi menyukseskan program vaksinasi itu.

“Para pimpinan, mulai dari Kepala OPD, camat lurah dan kepala desa, agar melihat kembali data anggotanya yang belum divaksin untuk didorong dan diarahkan mengikuti vaksinasi, kata Iis Elianti, kemarin. Bagi ASN atau Aparatur Desa yang menghindari vaksinasi dengan alasan yang tidak jelas, agar dilaporkan ke unsur pimpinan. Sebab, sejatinya pelayan publik harus menjadi contoh bagi masyarakat umum.

“Disiplin itu harus dimulai dari diri dan instansi sendiri. Jadi mari bekerja sama dengan memastikan diri dan keluarga serta staf kita sudah divaksin,” tambahnya. Kepada para guru sekolah-sekolah di Buton, Iis juga mengingatkan juga hal yang sama. Sebab proses belajar mengajar mulai bulan Juli akan digelar secara tatap muka. “Mudah-mudahan Juli itu sudah bisa normal kembali pembelajaran di sekolah-sekolah,” harap Buton-2 tersebut.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, H. Djufri, mengatakan, mereka yang belum sempat atau tertunda saat vaksinasi massal bisa langsung datang di Puskemas terdekat untuk mendapatkan suntikan vaksin. “Tapi minimal 10 orang, karena alatnya satu paket berisi 10, biar tidak mubazir,” terangnya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy