Andi Merya Komitmen Turunkan Stunting – Kendari Pos
Kolaka Timur

Andi Merya Komitmen Turunkan Stunting


KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Kolaka Timur (Koltim), Hj.Andi Merya tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Pembangunan non fisik juga ditunaikan sesuai janji politik saat kampanye Pilkada tahun 2020. Entah itu pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) Koltim dari aspek pendidikan maupun aspek kesehatan.

Bupati Andi Merya sudah menabalkan komitmennya mengangkat dan meningkatkan derajat kesehatan. Salah satunya adalah memberantas stunting di Koltim. Visi itu tertuang dalam konsep pembangunan Sejahtera Bersama Masyarakat (SBM) Kabupaten Kolaka Timur yang Agamis, Mandiri dan Berkeadilan (Aman).

Ia berharap, dengan upaya tersebut, tatanan kehidupan sosial dapat terjaga dan kesehatan anak terus terpelihara, meski di masa pandemi Covid-19 ini. “Konsumsi makanan bergizi, seimbang dan berkualitas. Juga dipastikan pola asuh berkualitas dalam sebuah keluarga. Semoga penurunan stunting di Koltim bisa kita tekan,” ujar Andi Merya didampingi Ketua TP PKK, Hj. Diana Samsul Bahri dalam momentum memeringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 tingkat Kabupaten Koltim, Kamis (24/6).

Pemkab Koltim dalam komando Bupati, Hj. Andi Merya berkomitmen terus menekan angka stunting di wilayahnya. Bupati Koltim, Hj. Andi Merya (dua dari kiri) dalam peringatan Harganas tingkat Kabupaten Koltim, Kamis (24/6)

Mantan Wakil Bupati Koltim itu menegaskan, penanganan stunting harus menjadi fokus untuk dituntaskan. Sebab, gangguan gizi buruk mempengaruh potensi sumber daya manusia, bahkan dapat menimbulkan kematian. Bupati Andi Merya meyakini, dengan memberantas stunting, maka kualitas SDM ikut meningkat. Hasil dan survei status gizi balita Indonesia (SSGBI) menunjukkan, terjadi penurunan angka stunting, namun masih dinilai tinggi. Sebab WHO menargetkan angka stunting tidak boleh lebih dari 20 persen.

Masih pada aspek kesehatan, Bupati Andi Merya bertekad memberikan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu di Bumi Sorume. Pada aspek kesehatan, bentuk konkrit program SBM Aman adalah adanya Kartu Sehat Daerah (KSD) SBM. Berbekal kartu itu, masyarakat kurang mampu di desa-desa dapat menerima pelayanan kesehatan. “Memastikan masyarakat mendapat sentuhan pelayanan kesehatan sangat penting. Karena kesehatan masyarakat bagian dari ikhtiar pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),” ujar Andi Merya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Koltim, Hj. Ulfawati, menyampaikan, angka penurunan stunting ditargetkan sampai pada angka 14 persen pada akhir tahun 2024 mendatang. “Semua stakeholder dapat bekerja sama secara terpadu dalam pencegah stunting demi mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, untuk mencapai visi misi Kolaka Timur yang agamis, mandiri dan berkeadilan,” timpal Ulfawati. (kus/c)

Angka Penurunan Stunting Ditargetkan 14 Persen

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy