100 Orang Napi Narkoba Direhabilitasi – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

100 Orang Napi Narkoba Direhabilitasi

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 100 orang Narapidana kasus narkoba di tiga unit pelaksana teknis (UPT) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sultra menjalani rehabilitasi. Para napi berasal dari Lapas Kelas IIA Kendari, Lapas Kelas IIA Baubau dan Lapas Perempuan. Proses rehabilitasi ini dilakukan oleh BNNP Sultra.

Koordinator Rehabilitasi BNNP Sultra, La Mala mengatakan program rehabilitasi ini untuk menyelamatkan setiap individu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sehingga mereka memiliki proses perubahan perilaku yang berangsur-angsur membaik, akibat penyalahgunaan narkoba.

“Selain membuat penggunanya berhenti memakai narkoba, rehabilitasi ini juga bertujuan memastikan bahwa WBP, bebas narkoba seumur hidup. Serta kembali melakukan hal-hal produktif didalam keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Proses melepaskan diri dari narkoba untuk penggunanya tidaklah mudah. WBP juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat agar dapat kembali menjalani hidup sehat dan produktif,” ungkapnya.

Program rehabilitasi ini sambungnya, dijalani para warga binaan selama enam bulan. Tahapannya mulai dari seminar tentang bahaya narkoba, kegiatan bimbingan keagamaan, konseling individu dan kelompok serta kegiatan-kegiatan terapi kelompok lainnya.

“Kewajiban rehabilitasi pecandu narkoba diatur dalam Pasal 54 undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal ini juga menyebutkan bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” ujarnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sultra, Muslim mengatakan semenjak pandemi covid 19, napi yang mengikuti program rehabilitasi menurun dibanding 2020. Untuk tahun 2021 ada tiga UPT Pemasyarakatan yang menjalankan program rehabilitasi. Seperti Lapas Kelas IIA Kendari, pada tahun 2020 ada 100 warga binaan. Sekarang menjadi 60 orang. “Kemudian Lapas Kelas IIA Baubau dari 60 tinggal 30 dan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) dari 20 menjadi 10 orang,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Abdul Samad Dama mengatakan jumlah narapidana kasus narkoba di lapas itu sebanyak 329 orang, dari jumlah itu pihaknya hanya mendapat jatah 60 warga binaan untuk diikutkan program rehabilitasi. “Sebelumnya di tahun 2020 itu kita merehabilitasi 110 warga binaan. Tahun ini kita diberi jatah 60 yang sementara berjalan,” tutupnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy