Pemilihan Ketua KADIN Indonesia, Anton Timbang : Dukung yang Punya Konsep Matang dan Kuat – Kendari Pos
Nasional

Pemilihan Ketua KADIN Indonesia, Anton Timbang : Dukung yang Punya Konsep Matang dan Kuat

Gerilya Arsjad Rasjid Meraih Dukungan

KENDARIPOS.CO.ID — Juni nanti, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan memilih pemimpin baru. Arsjad Rasjid, salah satu figur yang mendeklarasikan diri tampil di bursa pemilihan Ketua Umum Kadin Pusat. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional itu kini bergerilya ke daerah-daerah meraih dukungan Kadin sebagai pemilik suara.

Arsjad Rasjid yang juga Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk itu bertandang di Sultra.
Selain Arsjad Rasjid, figur lain Anindya Bakrie juga disebut-sebut sebagai bakal calon Ketua Umum Kadin Indonesia.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan, Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie adalah dua sosok calon pemimpin Kadin Indonesia yang sangat luar biasa. Namun akan dilihat sebesar apa dan sejauh mana komitmen dari para calon terhadap Kadin Sultra ke depan.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang (kiri) dan calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid (kanan) dalam acara silaturahmi bersama pengurus Kadin Sultra di Claro Hotel Kendari, Minggu (9/5)

“Kedua calon ini adalah dua sosok yang layak dalam memimpin Kadin. Tentu kita di Sultra, bakal mendukung calon ketua yang punya visi misi atau konsep yang matang dan kuat. Itu akan menjadi bagian dari pertimbangan penting. Selain itu harus mendukung Sultra dalam perekonomian jangka panjang. Kami harap Kadin pusat ke depan dapat memberi akses kerja sama pengembangan daerah,” ujarnya dalam kegiatan silaturahmi Arsjad Rasjid bersama Kadin Sultra di Claro Hotel Kendari, Minggu (9/5).

Anton Timbang menegaskan Kadin Sultra membutuhkan pemimpin visioner dan lahir dari bawah sehingga mampu merasakan apa yang dirasakan para pengusaha-pengusaha kecil. Bukan pemimpin yang lahir dari singgasana, yang tentu tak akan mampu melihat semua hingga ke hal yang kecil. “Kita berharap Ketua Umum Kadin Indonesia ke depan membawa perubahan,” tutup Anton.

Sementara itu, calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, badai pandemik corona menghantam keras sektor kesehatan dan ekonomi Indonesia. Kedua sektor tersebut yang paling kuat merasakan dampak pandemi. Pada pusaran tantangan tersebut, posisi Kadin Indonesia sangat strategis. Terutama berupaya merangsang potensi ekonomi diberbagai elemen agar melejit maju sebagai sumbangsih bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kita memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hampir seluruh wilayah Nusantara ada. Di Kadin merupakan himpunan para pengusaha yang dapat berkolaborasi serta berakselerasi menstimulus potensi SDA. Muaranya bukan kepentingan pribadi namun berkontribusi bagi deviden Indonesia,” kata Arsjad Rasjid di hadapan ketua dan pengurus Kadin Sultra, kemarin.

Arsjad Rasjid menjelaskan jika diberi amanah menakhodai Kadin Indonesia, ada empat pilar ekonomi yang akan menjadi sentral fokus kedepan. Yakni kesehatan, sinergi ekonomi daerah dan nasional, kewirausahaan serta kompetensi, dan mengokohkan pilar internal organisasi. Keempat sasaran misi esensial tersebut akan menjadi patron Kadin dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Arsjad Rasjid menjelaskan ekonomi nasional sulit bergerak maju ketika ekonomi daerah stagnan. Sinergi dan kolaborasi keduanya sangat strategis dalam mewujudkan percepatan kemajuan bangsa. Begitupun Kadin nasional dengan Kadin daerah wajib bekerja sama secara holistik tanpa ada sekat. Karena tujuan besar kedepan sama, yaitu memajukan ekonomi Indonesia.

“Jika Kadin daerah ada masalah, mari kita dudukan bersama. Apa yang menjadi titik utama persoalan dan kita petakan jalan solusi terbaik. Ini bentuk loyalitas kerjasama yang baik. Jika komitmen dengan prinsip tersebut maka semua program-program yang di canangkan pasti berjalan harmonis dan lancar,” jelasnya.

Ia berharap kedepan tidak ada sekat dalam kepengurusan Kadin. Itu cara tidak sehat dan dapat menimbulkan kegaduhan, kekacauan. “Kita harus berkolaborasi. Kita kuat karena kita bersatu. Jangan ada perpecahan atau dualisme. Bersinergi demi ekonomi Indonesia maju,” pungkas Arsjad Rasjid. (rah/ali/b)

Tujuan Besar Memajukan Ekonomi Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy