Hanura Perjuangkan dr. Baharuddin Jadi Nama RSUD – Kendari Pos
Nasional

Hanura Perjuangkan dr. Baharuddin Jadi Nama RSUD

KENDARIPOS.CO.ID — Sulawesi Tenggara (Sultra) berduka. dr. LM. Baharuddin berpulang ke pangkuan sang Maha Kuasa selama-lamanya. Bupati Muna periode 2010-2015 itu menghembuskan napas terakhir di salah satu Rumah Sakit Makassar, pukul 13.15 Wita, Kamis (13/5).

Ketua DPRD Muna La Saemuna (kiri), Wakil Ketua Komisi II DPRD Muna La ode Muh. Sahlan (kedua
dari kiri), Anggota Komisi III DPRD Muna Risna Juli (tengah), Wakil Ketua Komisi I DPRD Muna Zahrir
Baitul (kedua dari kanan) dan Ketua Komisi III DPRD Muna Irwan (kanan). Kelimanya merupakan
perwakilan fraksi DPC Hanura di DPRD Muna

Kepergian sosok sang dokter sapaan akrab mendiang LM. Baharuddin, meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Sultra, khususnya masyarakat Muna dan Muna Barat. Selama memimpin Muna, sederet prestasi gemilang ditorehkan. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna yang berdiri megah di tengah jantung Kota Raha.

Atas dasar itu, DPRD Muna Fraksi Partai Hanura mengusulkan nama LM. Baharuddin diabadikan menggantikan nama RSUD Muna. Sebagai bentuk penghargaan kepada mendiang LM. Baharuddin atas dedikasinya bagi pembangunan daerah.

Ketua DPRD Muna, La Saemuna memberikan dukungan penuh pengusulan perubahan nama RSUD Muna berganti menjadi L.M. Baharuddin. Bahkan menurutnya usulan tersebut sangat esensial, sebagai bentuk penganugerahan tinggi dan nyata kepada almahrum yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan daerah.

“Saat ini kami sedang menggalang dukungan dari semua pihak. Baik di internal DPRD semua fraksi dan pemerintah daerah. Agar misi mulia ini segera terealisasi,” kata La Saemuna kepada Kendari Pos, Minggu (16/5).

Proses pergantian nama RSUD Muna menjadi L.M. Baharuddin, kata dia, keluar melalui Peraturan Daerah (Perda). Maka perlu didiskusikan dengan pimpinan maupun anggota DPRD dari unsur seluruh fraksi.

“Mohon doa dan dukungannya,” harap Ketua DPRD Muna Fraksi Hanura itu.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Muna Zahrir Baitul menyampaikan, pengusulan pergantian nama RSUD Muna menjadi Rumah Sakit dr. LM. Baharuddin untuk mengenang dedikasi dan pengabdiannya kepada daerah dan dunia kesehatan. Khususnya sejak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kepala Puskesmas Kecamatan Kabawo hingga berada pada posisi puncak sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Muna selama 14 tahun.

“Sejarah sejak berdirinya Kabupaten Muna , LM. Baharuddin adalah dokter pertama yg menjadi Bupati. Di masa kepemimpinannya pula Rumah Sakit Modern dibangun. Jadi sebaiknya Pemkab memberi nama RSUD Muna jadi Rumah Sakit dr. LM. Baharuddin,” kata politisi Hanura itu.

Pemberian nama ini, lanjut Zahrir Baitul, sesuai dan tidak bertentangan dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) Nomor 3 Tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan Rumah Sakit khususnya pasal 54 yg mengatur soal pemberian nama Rumah Sakit.

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Hanura DPRD Muna Irwan. Ia menuturkan rujukan regulasi pengusulan nama pergantian nama RSUD Muna menjadi LM. Baharuddin tertuang pada Permenkes RI nomor 3 tahun 2020 tersebut terdiri empat poin. Pertama, pemberian nama rumah sakit harus memperhatikan nilai dan norma agama, sosial budaya, dan etika. Kedua, pemberian nama rumah sakit sebagaimana dimaksud 

pada ayat satu dapat disesuaikan dengan kepemilikan, jenis, dan kekhususannya. Ketiga, pemberian nama rumah sakit khusus sebagaimana dimaksud pada ayat dua, harus mencantumkan kekhususannya. Keempat, pemberian nama rumah sakit sebagaimana dimaksud pada ayat satu dilarang menambahkan kata internasional, international, kelas dunia, world class, global, dan atau sebutan nama lainnya yang bermakna sama dan atau menggunakan nama orang yang masih hidup.

“Setelah mengkaji mendalam dan menyeluruh keempat poin tersebut tidak ada pertentangan dengan rencana pengusulan pergantian RSUD Muna menjadi dr. LM. Baharuddin. Artinya untuk pergantian nama rumah sakit bisa dilakukan,” kata Irwan kepada Kendari Pos, Minggu (16/5).

Ketua Komisi III DPRD Muna itu menambahkan, gerakan yang akan ditempuh sebagai percepatan pengusulan pergantian nama RSUD Muna menjadi dr. LM. Baharuddin, maka 17 Mei (hari ini, red) DPC Hanura Muna menggelar rapat internal. Agenda rapat akan membahas mengenai langkah-langkah konkrit yang akan ditempuh selanjutnya.

“Butuh akselerasi dan dukungan semua pihak untuk merealisasikan pergantian nama ini. Terutama dukungan semua fraksi di DPRD dan Pemkab Muna,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sultra Waode Nurhayati mendukung penuh upaya DPC Hanura Muna mengusulkan pergantian nama RSUD Muna menjadi dr. LM. Baharuddin. Selain tidak bertentangan dengan aturan yang ada, kata dia, juga sudah sangat layak dilakukan pergantian, sebagai bentuk penghargaan atas jasa almahrum dr. Baharuddin dalam berkontribusi membangun daerah.

“dr. Baharuddin selama menjabat sebagai Bupati Muna beberapa kali saya ketemu. Beliau adalah orang yang baik dan visioner. Jadi, saya mendukung maksimal upaya DPC Hanura Muna mengusulkan nama dr. Baharuddin menjadi nama rumah sakit daerah,” kata Wa Ode Nurhayati. (ali/adv).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy