100 Hektare Jambu Mete akan Dikembangkan

Kepala Dinas Pertanian Wakatobi, Tamrin

KENDARIPOS.CO,ID– Tahun 2021 ini, sejumlah petani bawang merah di Kabupaten Wakatobi akan mendapatkan bantuan sarana hingga pembinaan. Pada 2022 mendatang, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi telah mempersiapkan usulan lainnya. Berbeda dengan bawang merah yang hanya 15 hektare, tahun depan usulan pengembangan jambu mete mencapai 100 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Wakatobi, Tamrin, menyebut, pengembangan jambu mete di daerah itu memiliki potensi dan peluang baik. Apalagi di empat pulau besar yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko memiliki kondisi tanah yang baik untuk bisa mengembangkan jambu mete. Usulan pengembangan 100 hektare ini akan dilaporkan ke Pemerintah Pusat agar bisa direalisasikan tahun 2022 mendatang.

“Nanti akan kita bagi pada empat pulau besar ini. Jadi, kami tengah memersiapkan usulan ini. Ini merupakan usulan dari para petani. Sebelum di setujui pusat, terlebih dulu kami yang memastikan datanya. Tapi ini sudah menjadi salah satu usulan kita untuk tahun 2022,” ujarnya, kemarin.

Menurut Tamrin, banyak potensi pertanian yang bisa dikembangkan di Wakatobi. Selain bawang merah dan jambu mete, tanaman pangan sorgum juga akan dikembangkan. “Banyak yang bisa, sehingga kita butuh dukungan kebijakan anggaran. Karena tanpa itu program kita sulit terealisasi. Alhamdulillah sebentar lagi bantuan sarana dan pembinaan untuk petani bawang merah akan terealisasi. Kita harapkan usulan bantuan bagi petani jambu mete ini bisa disetujui Pemerintah Pusat,” harapnya.

Ia juga berharap agar para petani Wakatobi berperan aktif dalam mengembangkan potensi wilayah. Meskipun disadari, Penyuluh Pertanian di Wakatobi juga punya peran penting. “Makanya karena kita masih kekurangan Penyuluh Pertanian, kita sementara usulkan agar ditambah. Mudah-mudahan ada realisasi tahun ini. Karena kalau hanya mengandalkan sekitar 12 penyuluh itu sangat sulit untuk menjangkau wilayah pertanian kita di Wakatobi,” tutup Tamrin. (c/thy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *